Kamis, 23 Juli 2026

Puskesmas Songgon Laksanakan Skrining Kesehatan di SMP Negeri 3 Songgon, Wujudkan Sekolah Sehat dan Peserta Didik Berkualitas

Songgon – Dalam rangka mendukung program kesehatan sekolah serta mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, SMP Negeri 3 Songgon bekerja sama dengan Puskesmas Songgon melaksanakan kegiatan Skrining Kesehatan bagi seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah
ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan warga sekolah. Melalui skrining kesehatan, berbagai potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera ditindaklanjuti dengan penanganan yang tepat.

Tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Songgon melakukan pemeriksaan secara menyeluruh kepada seluruh siswa, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan ketajaman penglihatan (mata), pemeriksaan kebersihan telinga, pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan tekanan darah (tensi). Setiap peserta mengikuti tahapan pemeriksaan dengan tertib sesuai alur yang telah ditetapkan.

Tidak hanya peserta didik, kegiatan skrining kesehatan juga menyasar
seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 3 Songgon. Pemeriksaan ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan seluruh warga sekolah, mengingat kondisi fisik yang prima menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar yang efektif dan produktif.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas kesehatan turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit.

Kepala SMP Negeri 3 Songgon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Puskesmas Songgon atas sinergi dan dukungan dalam menjaga kesehatan warga sekolah. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam meraih prestasi.

Melalui kolaborasi yang baik antara sekolah dan Puskesmas Songgon,
diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. SMP Negeri 3 Songgon berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.





















Jumat, 17 Juli 2026

PELAKSANAAN MPLS HARI KE 5

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Hari KeLIMA Jumat, 17 Juli 2026 di SMP Negeri 3 Songgon berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Memasuki hari terakhir rangkaian MPLS, peserta didik baru tampak semakin percaya diri, mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta menunjukkan sikap disiplin dan semangat belajar yang tinggi.

Kegiatan diawali dengan apel pagi sebagai bentuk pembiasaan karakter disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap sekolah. Selanjutnya, peserta didik mengikuti berbagai materi penguatan yang berfokus pada pembentukan karakter, penguatan budaya positif di sekolah, serta motivasi untuk menjadi pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan.

Dalam kegiatan hari LIMA  ini, peserta didik juga mengikuti sesi refleksi dan evaluasi pelaksanaan MPLS. Melalui kegiatan tersebut, mereka diajak untuk berbagi pengalaman, menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti MPLS, serta memperkuat komitmen untuk menerapkan nilai-nilai disiplin, integritas, gotong royong, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Sebagai penutup rangkaian MPLS, dilaksanakan acara penutupan secara resmi yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, panitia, serta seluruh peserta didik baru. Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 3 Songgon menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Beliau juga berpesan agar seluruh peserta didik senantiasa menjaga nama baik sekolah, menghormati guru dan orang tua, menjalin persahabatan yang positif, serta terus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

Penutupan MPLS ditandai dengan pelepasan atribut peserta sebagai simbol berakhirnya masa pengenalan lingkungan sekolah dan dimulainya perjalanan sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 3 Songgon. Momen tersebut berlangsung dengan penuh makna dan menjadi awal bagi peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran secara aktif, mandiri, dan bertanggung jawab.

Seluruh rangkaian kegiatan MPLS selama empat hari telah terlaksana dengan baik berkat kerja sama seluruh panitia, bapak dan ibu guru, tenaga kependidikan, serta dukungan berbagai pihak. Diharapkan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama MPLS menjadi bekal bagi peserta didik baru untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, berprestasi, serta mampu mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Kamis, 16 Juli 2026

PELAKSANAAN MPLS HARI KE EMPAT

Songgon – Rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 3 Songgon memasuki hari keempat pada Kamis, 16 Juli 2026. Seluruh peserta didik baru mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan antusias sebagai bagian dari proses pembentukan karakter serta pengenalan budaya sekolah.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru, panitia MPLS, dewan guru, dan tenaga kependidikan. Apel pagi menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun motivasi peserta didik agar siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.

Pada hari keempat, peserta didik memperoleh materi penguatan karakter yang menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, semangat belajar, serta membangun hubungan yang harmonis dengan guru, teman, dan seluruh warga sekolah. Melalui penyampaian materi secara interaktif, peserta didik diajak memahami pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan.

Selain materi di dalam kelas, peserta didik juga mengikuti berbagai kegiatan yang melatih kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Berbagai aktivitas tersebut dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, mempererat kebersamaan antarpeserta didik baru, serta membangun jiwa gotong royong sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sekolah.

Menjelang akhir kegiatan, peserta didik mengikuti sesi refleksi untuk menyampaikan kesan, pesan, serta pengalaman selama mengikuti MPLS. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan terlihat ketika para peserta berbagi cerita mengenai pengalaman baru, teman baru, serta motivasi untuk menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi, dan berkarakter.

Melalui pelaksanaan MPLS Hari Keempat, SMP Negeri 3 Songgon berharap seluruh peserta didik baru semakin siap beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memahami budaya positif yang diterapkan, serta memiliki komitmen untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara peserta didik, panitia, guru, serta tenaga kependidikan, rangkaian MPLS Hari Keempat berlangsung dengan lancar dan sukses. Diharapkan seluruh pengalaman yang diperoleh selama MPLS menjadi bekal berharga bagi peserta didik baru dalam mengawali perjalanan pendidikan di SMP Negeri 3 Songgon menuju masa depan yang gemilang.

Rabu, 15 Juli 2026

PELAKSANAAN MPLS HARI KE 3

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Hari Ketiga di SMP Negeri 3 Songgon berlangsung dengan penuh semangat, tertib, dan antusias. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh panitia MPLS sebagai bentuk pembiasaan kedisiplinan, penanaman karakter, serta membangun semangat peserta didik baru dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pada hari ketiga ini, peserta didik mendapatkan berbagai materi yang bertujuan untuk membentuk karakter, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan budaya hidup sehat dan aman di lingkungan sekolah. Materi disampaikan secara interaktif oleh narasumber dari unsur guru, tenaga kependidikan, maupun instansi terkait sehingga peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan aktif dan menyenangkan.

Selain penyampaian materi, peserta didik juga mengikuti berbagai aktivitas penguatan karakter melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, serta kegiatan yang melatih kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab. Suasana yang hangat dan penuh kebersamaan menjadikan peserta didik semakin mengenal teman-teman baru sekaligus membangun rasa percaya diri untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Kegiatan MPLS Hari Ketiga juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai Profil Lulusan yang berkarakter, berintegritas, disiplin, peduli terhadap lingkungan, serta mampu menjunjung tinggi sikap saling menghargai dan gotong royong. Melalui berbagai aktivitas tersebut, diharapkan peserta didik mampu memahami pentingnya menjaga etika, menaati tata tertib sekolah, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama panitia, bapak dan ibu guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik baru yang mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat. Diharapkan pengalaman selama MPLS Hari Ketiga dapat menjadi bekal yang berharga bagi peserta didik dalam memulai perjalanan belajar di SMP Negeri 3 Songgon serta memotivasi mereka untuk menjadi pelajar yang berprestasi, berkarakter, dan membanggakan sekolah.


Selasa, 14 Juli 2026

PELAKSANAAN MPLS HARI KE 2 2026


Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Hari Kedua di SMP Negeri 3 Songgon berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Seluruh peserta didik baru mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, keselamatan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi di lingkungan sekolah.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kebugaran sederhana melalui
pengukuran detak jantung. Peserta didik diberikan pemahaman mengenai cara menghitung detak jantung, mengetahui kondisi denyut nadi setelah melakukan aktivitas fisik, serta pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai penunjang proses belajar yang optimal. Kegiatan ini dipandu oleh guru dengan memberikan praktik langsung sehingga siswa dapat memahami cara memantau kondisi fisik mereka secara mandiri.

Selanjutnya, peserta didik mengikuti kegiatan tes fleksibilitas sebagai bagian dari pengenalan pentingnya kebugaran jasmani. Melalui berbagai gerakan peregangan dan pengukuran tingkat kelenturan tubuh, siswa diajak memahami manfaat menjaga fleksibilitas otot dan persendian untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta mencegah terjadinya cedera. Kegiatan berlangsung dengan semangat dan penuh keceriaan, sekaligus menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.


Pada sesi berikutnya, peserta didik mendapatkan materi Sosialisasi Tanggap Bencana. Dalam kegiatan ini, siswa diberikan edukasi mengenai berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar, langkah-langkah mitigasi, prosedur penyelamatan diri, serta pentingnya menjaga ketenangan saat menghadapi situasi darurat. Melalui penyampaian materi yang interaktif, peserta didik diajak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dan budaya keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan pada hari kedua ini, diharapkan peserta didik baru SMP Negeri 3 Songgon tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran jasmani, serta memiliki sikap tanggap dan siap menghadapi kondisi darurat. Kegiatan MPLS hari kedua menjadi salah satu upaya sekolah dalam membentuk peserta didik yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter sesuai dengan visi dan misi SMP Negeri 3 Songgon.


Senin, 13 Juli 2026

MPLS 2026/2027

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama di SMP Negeri 3 Songgon Tahun Pelajaran 2026/2027 berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta mempersiapkan diri dalam mengikuti proses pembelajaran di jenjang Sekolah Menengah Pertama.


Sejak pagi, peserta didik baru hadir dengan penuhsemangat dan disambut hangat oleh Bapak/Ibu Guru serta panitia MPLS. Kegiatan diawali dengan Upacara pembukaan yang dilaksanakan di halaman sekolah. Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 3 Songgon menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru dan mengajak mereka untuk menjadikan sekolah sebagai tempat tumbuh, belajar, berkarya, serta membangun karakter yang berlandaskan disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati.


Rangkaian kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan pengenalan visi, misi, dan budaya sekolah, tata tertib, serta berbagai program unggulan yang dimiliki SMP Negeri 3 Songgon. Peserta didik juga diperkenalkan kepada seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, serta struktur organisasi sekolah sebagai bekal untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik selama menempuh pendidikan.

Selanjutnya, peserta didik mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dengan mengunjungi berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), musala, ruang tata usaha, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Melalui kegiatan
tersebut, peserta didik diharapkan semakin mengenal lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan kondusif.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana yang
edukatif, menyenangkan, dan penuh keakraban. Para guru memberikan pendampingan dengan ramah sehingga peserta didik baru merasa nyaman dan percaya diri untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Kegiatan juga diselingi dengan permainan edukatif dan sesi motivasi yang bertujuan menumbuhkan semangat belajar, rasa percaya diri, serta jiwa kebersamaan di antara peserta didik.

Pelaksanaan MPLS hari pertama di SMP Negeri 3 Songgon menjadi awal yang baik dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Diharapkan seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, mengenal budaya positif sekolah, serta termotivasi untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 3 Songgon.


Dengan semangat "MPLS Ramah", SMP Negeri 3 Songgon berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan, sehingga setiap peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kamis, 02 Juli 2026

PEMBAGIAN IJAZAH TAPEL 2025/2026

Sebagai bentuk pelayanan administrasi sekaligus pertanggungjawaban sekolah kepada peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan, SMP Negeri 3  Songgon melaksanakan kegiatan Pembagian Ijazah Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi agenda resmi yang dikoordinasikan oleh bagian Tata Usaha setelah seluruh proses administrasi kelulusan, mulai dari verifikasi data peserta didik, pencetakan ijazah, validasi, hingga pengesahan dokumen, telah selesai dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan pembagian ijazah dihadiri oleh Kepala
SMP Negeri 3 Songgon, Bapak Suhaimi, S.Pd., M.Pd., Kaur Kurikulum Bapak Abdul Haris Hairu, S. Kom, Wakil Kepala Sekolah Bapak Kholil Prastiyo, S. Pd. I serta seluruh Wali Kelas IX Bapak Drs Warsi dan Wali Kelas IX B Ibu Dra. Endah Retnowati. Kehadiran jajaran pimpinan sekolah dan para wali kelas merupakan bentuk perhatian, dukungan, serta komitmen sekolah dalam memastikan setiap lulusan menerima dokumen kelulusan secara tertib, aman, dan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Bapak Suhaimi, S.Pd., M.Pd.menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP. Beliau berpesan agar ijazah yang diterima dapat dijaga dengan baik karena merupakan dokumen negara yang sangat penting sebagai bukti sah penyelesaian pendidikan serta menjadi persyaratan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun keperluan administrasi lainnya di masa mendatang.

Selanjutnya, Kaur Kurikulum, Bapak Abdul Haris Hairu, S. Kom memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga keaslian dan keamanan ijazah serta mengingatkan para lulusan untuk memastikan seluruh data yang tercantum pada ijazah telah sesuai. Apabila ditemukan kekeliruan administrasi, peserta didik diharapkan segera melapor kepada pihak sekolah agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut,  turut menyampaikan berbagai informasi terkait pengembangan layanan administrasi di SMP Negeri 3 Satu Atap Songgon. Beliau menjelaskan bahwa sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik, alumni, maupun masyarakat, bidang Tata Usaha terus berinovasi melalui layanan yang lebih cepat, mudah, dan berbasis digital.







Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah LIGA LIMIT (Legalisir Lima Menit), yaitu layanan legalisir ijazah dan dokumen pendidikan yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi para alumni. Melalui layanan ini, alumni tidak perlu datang berkali-kali ke sekolah untuk mengurus legalisir. Pengajuan legalisir dapat dilakukan dari rumah melalui mekanisme yang telah disediakan oleh sekolah, kemudian dokumen yang telah selesai diproses dapat diambil sesuai waktu yang telah diinformasikan. Inovasi ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, beliau juga memperkenalkan layanan E-Tracer Kepuasan Pelayanan, sebuah sistem evaluasi berbasis digital yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh sekolah. Setiap peserta didik, alumni, orang tua, maupun masyarakat yang telah memperoleh pelayanan di SMP Negeri 3 Satu Atap Songgon diharapkan mengisi formulir E-Tracer sebagai bentuk partisipasi dalam memberikan penilaian, masukan, dan saran terhadap kualitas pelayanan yang diterima.

Kaur Kurikulum menegaskan bahwa seluruh
masukan yang disampaikan melalui E-Tracer akan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Dengan adanya inovasi LIGA LIMIT (Legalisir Lima Menit) dan E-Tracer Kepuasan Pelayanan, diharapkan SMP Negeri 3 Satu Atap Songgon mampu mewujudkan pelayanan administrasi yang profesional, responsif, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam memberikan layanan prima.

Proses pembagian ijazah dilaksanakan secara tertib melalui pendampingan masing-masing Wali Kelas IX. Sebelum menerima ijazah, setiap lulusan melakukan verifikasi identitas dan menandatangani daftar penerimaan sebagai bukti bahwa dokumen telah diterima secara langsung oleh yang bersangkutan atau oleh orang tua/wali yang diberi kuasa. Proses ini merupakan bagian dari tertib administrasi sekolah dalam pengelolaan dokumen kelulusan.

Selain melaksanakan pembagian ijazah kepada seluruh lulusan Tahun Pelajaran 2025/2026, bidang Tata Usaha juga melaksanakan pembubuhan cap tiga jari pada Buku Induk Siswa sebagai bagian dari penyelesaian administrasi akhir peserta didik. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pengarsipan dokumen akademik yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan administrasi pendidikan.

Pembubuhan cap tiga jari dilakukan secara
langsung oleh setiap lulusan pada kolom yang telah disediakan di Buku Induk Siswa dengan didampingi oleh petugas Tata Usaha. Proses ini bertujuan untuk melengkapi data autentik peserta didik sekaligus menjadi bukti administrasi bahwa yang bersangkutan telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan dan menerima dokumen kelulusan secara resmi dari sekolah.

Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung secara tertib, sistematis, dan bergantian sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembagian ijazah. Petugas Tata Usaha memastikan setiap peserta didik telah melakukan pembubuhan cap tiga jari sesuai prosedur sebelum administrasi kelulusan dinyatakan lengkap.

Dengan terlaksananya pembubuhan cap tiga jari pada Buku Induk Siswa, seluruh rangkaian administrasi kelulusan Tahun Pelajaran 2025/2026 dinyatakan selesai. Kegiatan ini mencerminkan komitmen SMP Negeri 3 Satu Atap Songgon dalam menyelenggarakan administrasi pendidikan yang tertib, akurat, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan pengelolaan arsip sekolah.

Melalui kegiatan ini, bagian Tata Usaha telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam menyelesaikan seluruh administrasi peserta didik hingga tahap akhir pendidikan, yaitu penyerahan ijazah kepada lulusan. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian layanan administrasi bagi peserta didik Tahun Pelajaran 2025/2026 sekaligus menjadi bukti komitmen SMP Negeri 3 Satu Atap Songgon dalam memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik.

Dengan terlaksananya pembagian ijazah ini, diharapkan seluruh lulusan dapat memanfaatkan dokumen tersebut dengan sebaik-baiknya sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta terus membawa nama baik almamater melalui prestasi, karakter, dan semangat belajar yang berkelanjutan.