Senin, 30 Maret 2026

Rapat Dinas Koordinasi dan penyusunan Laporan keuangan Bulanan/Triwulan

Memenuhi undangan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi nomor 800.1.11/1998/429.101/2026. yang dilaksanakan:

Hari/Tanggal    : Senin, 30 Maret 2026

Pukul        : 08.00 WIB- Selesai

Tempat      : Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi

Rapat dinas tersebut diselenggarakan sebagai bentuk koordinasi dan penyusunan laporan keuangan bulanan serta triwulan khususnya Bendahara gaji Sekolah, Bapak Iskandar Zulkarnain, S.Pd

Acara dibuka oleh perwakilan Dinas Pendidikan yang menegaskan pentingnya sinergi antar bendahara dalam menjaga tertib administrasi keuangan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa laporan keuangan bukan hanya kewajiban rutin, tetapi juga menjadi tolok ukur akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran di lingkungan pendidikan.

Memasuki agenda utama, peserta rapat mulai membahas teknis penyusunan laporan bulanan dan


triwulan. Beberapa poin penting yang disoroti antara lain ketepatan waktu pengumpulan laporan, kelengkapan dokumen pendukung, serta kesesuaian data antara laporan manual dan sistem aplikasi keuangan. Para bendahara juga diingatkan untuk lebih cermat dalam melakukan pencatatan agar tidak terjadi selisih yang dapat menghambat proses verifikasi.

Diskusi berlangsung aktif ketika beberapa peserta menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan, seperti keterlambatan berkas dari unit kerja, kendala teknis pada aplikasi, hingga perbedaan pemahaman terkait format pelaporan. Melalui forum tersebut, berbagai solusi dan langkah perbaikan disepakati bersama, sehingga diharapkan ke depan proses penyusunan laporan dapat berjalan lebih lancar.

Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan antar bendahara, terutama dalam melakukan rekonsiliasi data secara berkala. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa laporan bulanan dan triwulan memiliki kesinambungan dan keakuratan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menjelang akhir kegiatan, pimpinan rapat menyampaikan beberapa tindak lanjut, termasuk jadwal pengumpulan laporan berikutnya dan mekanisme evaluasi rutin. Para peserta diharapkan dapat segera menyesuaikan dengan hasil kesepakatan rapat dan meningkatkan kualitas pelaporan di masing-masing unit kerja.

Rapat dinas tersebut pun ditutup dengan semangat baru dan komitmen bersama untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel di lingkungan Dinas Pendidikan.

HALAL BIHALAL IDUL FITRI 2026


Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang Lebaran selalu membawa suasana yang berbeda. Pagi


itu, halaman sekolah dipenuhi siswa yang datang lebih awal dengan wajah ceria dan semangat baru. Seragam rapi dikenakan, namun yang paling mencolok adalah senyum hangat yang saling mereka tukarkan. Hari itu bukan sekadar kembali belajar, tetapi juga menjadi momen halal bihalal seluruh warga sekolah.

Bel berbunyi, menandakan dimulainya kegiatan. seluruh siswa berkumpul di lapangan untuk melaksanakan apel pagi  yang dilanjut dengan pengibaran bendera merah putih , kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari kepala sekolah yang mengingatkan pentingnya saling memaafkan dan memulai lembaran baru dengan hati yang bersih. . Udara pagi terasa sejuk, seolah ikut menyambut kebersamaan yang akan terjalin kembali setelah sekian lama libur.

Setelah sambutan, tibalah momen yang paling dinanti: bersalaman. Siswa-siswi berbaris dengan tertib, berjalan menuju para guru  untuk berjabat tangan. Dengan penuh rasa hormat, mereka mengucapkan, “Mohon maaf lahir dan batin.” Suasana haru pun terasa, beberapa siswa tampak tersenyum malu, sementara yang lain terlihat begitu tulus saat meminta maaf.



Tidak hanya antara siswa dan guru, sesama teman pun saling berjabat tangan dan berpelukan. Tawa kecil dan canda mulai terdengar, menghapus jarak yang sempat tercipta selama liburan. Kebersamaan itu membuat suasana sekolah kembali hidup.

Kegiatan halal bihalal dilanjut dengan kunjungan ke warga sekitar sekolah dan SD terdekat

Setelah acara selesai, kegiatan belajar belum sepenuhnya berjalan seperti biasa. Waktu diisi dengan berbagi cerita tentang pengalaman selama Lebaran. Ada yang bercerita tentang mudik ke kampung halaman, berkumpul dengan keluarga besar, hingga pengalaman seru lainnya. Semua cerita itu menambah kehangatan hari pertama masuk sekolah.

Halal bihalal yang bertepatan dengan hari pertama sekolah menjadi awal yang indah untuk memulai kembali aktivitas belajar. Dengan hati yang saling memaafkan, hubungan antar siswa dan guru menjadi lebih erat. Semangat baru pun tumbuh, membawa harapan agar hari-hari ke depan di sekolah dipenuhi kebersamaan dan kebaikan.

Keluarga Besar SMPN 3 Songgon menyelenggarakan Halal Bihalal 1447 H sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara guru, siswa, dan warga sekolah. Tak ada yang lebih indah selain saling memaafkan dan memulai langkah baru dengan semangat yang lebih positif.



Sabtu, 14 Maret 2026

PENYALURAN ZAKAT FITRAH


Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan menanamkan nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadan yang diagendakan oleh guru PAI Ustad KHOLIL PRASTYO, S. Pd. I, hari ini Sabtu, 14 Maret 2026 keluarga besar SMPN 3 Songgon melaksanakan kegiatan Berbagi Zakat Fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah, Kegiatan ini merupakan wujud nyata pembelajaran karakter bagi para siswa untuk memahami makna berbagi, kepedulian. 




Zakat fitrah sendiri merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang mampu untuk menunaikannya menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini bertujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan serta membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara yang kurang mampu agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, zakat fitrah memiliki makna spiritual sekaligus sosial yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam.

Zakat fitrah yang disalurkan merupakan hasil partisipasi dari seluruh warga sekolah, mulai dari
siswa,guru, hingga tenaga kependidikan. Proses pengumpulan dilakukan secara bertahap selama bulan Ramadan, kemudian didata dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya diajarkan tentang kewajiban zakat secara teori, tetapi juga dilibatkan langsung dalam kegiatan sosial yang penuh makna.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Proses pengumpulan hingga penyaluran zakat dilakukan dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. 


Program SMPN 3 Songgon Berbagi Zakat Fitrah ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.



Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, serta semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter siswa SMPN 3 Songgon.