Sabtu, 31 Oktober 2026

EXTRA PRAMUKA-PERJARI

 Sabtu, 31 Oktober 2026

Pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026, SMP Negeri 3 Songgon melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dengan mengusung tema “Alam” melalui kegiatan PERJARI (Perjalanan Sehari). Kegiatan ini dibina dan dibimbing secara langsung oleh Bapak Irwanto selaku pembina Pramuka. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, antusiasme, dan kebersamaan yang melibatkan para peserta didik dalam berbagai aktivitas pembelajaran di alam terbuka.

Kegiatan Pramuka kali ini dirancang sebagai salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang bertujuan untuk mendekatkan peserta didik dengan lingkungan alam sekaligus menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. Alam merupakan ruang belajar yang sangat luas. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk mengenal, mengamati, memahami, serta menghargai lingkungan sekitar sebagai bagian penting dari kehidupan manusia.

Dalam pelaksanaannya, Bapak Irwanto memberikan arahan dan
pendampingan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik. Para siswa diajak untuk membangun kekompakan, meningkatkan rasa tanggung jawab, melatih kemandirian, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk terlibat aktif, saling membantu, dan belajar menghadapi berbagai tantangan selama kegiatan berlangsung.

Mengusung tema alam, kegiatan PERJARI juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap kelestarian lingkungan. Para siswa diajak menyadari bahwa alam bukan sekadar tempat untuk beraktivitas, melainkan anugerah yang harus dijaga dan dilestarikan. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, merawat tumbuhan, serta tidak merusak ekosistem merupakan sikap sederhana yang perlu ditanamkan sejak dini.

Dalam perjalanannya terdapat juga permainan Halang Lintang, para peserta didik dihadapkan pada
berbagai rintangan yang harus dilewati dengan penuh kehati-hatian dan strategi. Setiap peserta dituntut untuk mampu mengendalikan diri, menjaga keseimbangan, berpikir cepat, serta mengikuti arahan yang telah diberikan oleh pembina. Tantangan demi tantangan yang dihadapi memberikan pengalaman tersendiri bagi para siswa, sekaligus menciptakan suasana kegiatan yang penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan.

Permainan ini bukan sekadar ajang untuk menguji kemampuan fisik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. Para siswa belajar bahwa setiap rintangan membutuhkan keberanian untuk mencoba, kesabaran dalam menghadapi kesulitan, serta semangat pantang menyerah untuk mencapai tujuan. Mereka juga belajar memberikan dukungan kepada teman-temannya, saling menyemangati, dan menghargai setiap usaha yang dilakukan oleh anggota kelompok.

Melalui permainan Halang Lintang, Bapak Irwanto selaku pembina Pramuka memberikan pembelajaran bahwa dalam kehidupan sehari-hari setiap orang pasti akan menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Oleh karena itu, diperlukan sikap disiplin, tangguh, percaya diri, serta kemampuan bekerja sama untuk mengatasi setiap permasalahan.

Keseruan permainan Halang Lintang menjadi salah satu momen yang paling menarik dalam kegiatan PERJARI kali ini. Gelak tawa, semangat, dan antusiasme para peserta menjadi gambaran bahwa belajar melalui permainan di alam terbuka dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mendidik.

Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, kegiatan ini juga mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Melalui aktivitas bersama, siswa dilatih untuk disiplin dalam mengikuti arahan pembina, berani mengambil keputusan, memiliki rasa percaya diri, menghormati sesama teman, serta mengutamakan kepentingan kelompok daripada kepentingan pribadi. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Kegiatan PERJARI dengan tema alam ini juga menjadi momentum untuk mengembangkan kecintaan peserta didik terhadap lingkungan sekaligus mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan diharapkan mampu menciptakan pengalaman berharga yang tidak hanya dikenang, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Melalui bimbingan langsung dari Bapak Irwanto, diharapkan seluruh peserta didik dapat memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang bermakna. Bahwa menjadi seorang Pramuka bukan hanya tentang mengenakan seragam dan mengikuti kegiatan rutin, tetapi juga tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam setiap tindakan dan perilaku.

Pramuka bukan hanya belajar tentang alam, tetapi juga belajar dari alam. Dari alam kita belajar tentang kesabaran, ketangguhan, kebersamaan, dan keseimbangan. Semoga melalui kegiatan PERJARI ini, tumbuh generasi muda SMP Negeri 3 Songgon yang semakin mandiri, disiplin, peduli lingkungan, cinta alam, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter dan bertanggung jawab.

Salam Pramuka! ⚜️

Jumat, 30 Oktober 2026

KAMPANYE DEMOKRASI PILKETOS SMPN 3 SONGGON PERIODE 2026/2027

Dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (PILKETOS) periode 2026/2027, SMP Negeri 3 Songgon menyelenggarakan kegiatan kampanye demokrasi sebagai salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan pemimpin baru di lingkungan sekolah.

Kegiatan kampanye ini menjadi wadah bagi para calon ketua dan wakil ketua OSIS untuk memperkenalkan diri, menyampaikan visi dan misi, serta memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan apabila terpilih menjadi pengurus OSIS. Melalui penyampaian gagasan dan program unggulan, para calon diberikan kesempatan untuk menunjukkan potensi, kemampuan berkomunikasi, kreativitas, serta kesiapan mereka dalam mengemban amanah sebagai pemimpin organisasi siswa.

Suasana kampanye berlangsung dengan penuh semangat, antusiasme, dan semangat kebersamaan. Para
peserta didik mengikuti kegiatan dengan tertib, menyimak setiap pemaparan dari para kandidat, serta mengenal lebih dekat gagasan dan komitmen yang ditawarkan oleh masing-masing calon. Berbagai ide kreatif dan program inovatif disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan sekolah, peningkatan kedisiplinan, pengembangan bakat dan minat siswa, serta terciptanya lingkungan sekolah yang nyaman, aman, ramah anak, dan berprestasi.

Lebih dari sekadar ajang memperkenalkan calon pemimpin, kampanye PILKETOS merupakan sarana pembelajaran demokrasi secara langsung bagi seluruh peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa belajar memahami pentingnya hak dan kewajiban dalam menentukan pilihan, menghargai perbedaan pendapat, menyampaikan aspirasi dengan santun, serta menerima setiap proses dan hasil pemilihan dengan lapang dada.

Nilai-nilai demokrasi seperti kejujuran, keadilan,
tanggung jawab, sportivitas, toleransi, dan saling menghormati menjadi bagian penting yang ditanamkan dalam setiap tahapan kegiatan. Para calon juga belajar bahwa menjadi seorang pemimpin bukan hanya tentang mendapatkan suara terbanyak, melainkan tentang kesiapan untuk melayani, mendengarkan aspirasi, bekerja sama, serta bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan oleh teman-temannya.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 3 Songgon berkomitmen untuk terus menumbuhkan budaya demokrasi di lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter peserta didik yang memiliki jiwa kepemimpinan, berintegritas, mandiri, dan bertanggung jawab. Diharapkan, pengalaman mengikuti kampanye hingga proses pemungutan suara nantinya dapat menjadi bekal berharga bagi siswa untuk memahami praktik demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Demokrasi dari sekolah, pemimpin berkarakter untuk masa depan!


Rabu, 28 Oktober 2026

APEL PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 2026

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2026, SMP Negeri 3 Songgon melaksanakan kegiatan apel peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan penuh khidmat, tertib, dan semangat nasionalisme. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang kembali sejarah perjuangan para pemuda Indonesia yang telah menorehkan peristiwa bersejarah dalam perjalanan bangsa, sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan, kesatuan, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan kepada seluruh warga sekolah.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan sebuah pengingat bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa Indonesia tidak terlepas dari peran besar generasi muda. Pada tanggal 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai daerah, suku, dan latar belakang berkumpul dalam Kongres Pemuda II dan menyatakan ikrar bersejarah yang kemudian dikenal sebagai Sumpah Pemuda, yaitu bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia; berbangsa yang satu, bangsa Indonesia; serta menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ikrar tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Di tengah keberagaman

suku, budaya, bahasa, dan agama, para pemuda pada masa itu mampu mengesampingkan perbedaan demi mewujudkan cita-cita bersama, yaitu Indonesia yang bersatu dan merdeka. Semangat inilah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa, khususnya para peserta didik sebagai calon pemimpin masa depan.

Pelaksanaan apel peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMP Negeri 3 Songgon diikuti oleh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan dengan penuh kedisiplinan. Seluruh peserta apel mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pemuda terdahulu sekaligus wujud kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Melalui kegiatan apel ini, seluruh peserta didik diajak untuk memahami bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak hanya diwujudkan melalui hafalan ikrar atau pelaksanaan upacara semata, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan pendapat, menjaga kerukunan, membantu sesama, serta bekerja sama dalam berbagai kegiatan merupakan bentuk nyata penerapan nilai-nilai Sumpah Pemuda di lingkungan sekolah.


Sebagai generasi muda penerus bangsa, peserta didik memiliki tanggung jawab besar untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman. Perkembangan teknologi, kemajuan ilmu pengetahuan, serta perubahan kehidupan sosial menuntut generasi muda untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, membangun karakter yang kuat, dan memiliki daya saing yang tinggi. Namun, kemajuan tersebut harus tetap diimbangi dengan sikap santun, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap tanah air.

Semangat pemuda masa kini tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan di medan perang sebagaimana yang dilakukan oleh para pahlawan terdahulu, tetapi juga melalui perjuangan dalam menuntut ilmu, meraih prestasi, mengembangkan kreativitas, menjaga lingkungan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Setiap peserta didik memiliki kesempatan untuk menjadi pemuda yang hebat melalui usaha, kerja keras, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.

Di lingkungan SMP Negeri 3 Songgon, semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui
kesungguhan dalam mengikuti pembelajaran, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler, serta kemampuan bekerja sama dengan teman-teman tanpa membeda-bedakan latar belakang. Peserta didik juga diharapkan mampu menggunakan teknologi secara bijak, menyaring informasi dengan cermat, menghindari perundungan, serta membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan penuh rasa kekeluargaan.

Persatuan harus dimulai dari hal-hal sederhana. Menghargai teman yang berbeda pendapat, membantu teman yang mengalami kesulitan, menjaga kebersihan sekolah, mengikuti kegiatan bersama dengan penuh tanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan bersama merupakan tindakan nyata yang mencerminkan semangat Sumpah Pemuda. Apabila nilai-nilai tersebut diterapkan secara konsisten, sekolah akan menjadi tempat yang tidak hanya mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini juga menjadi kesempatan bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat komitmen dalam membangun generasi yang tangguh dan berdaya saing. Para peserta didik diharapkan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, berani mencoba hal-hal positif, mampu mengembangkan potensi diri, serta memiliki cita-cita yang tinggi. Masa muda merupakan kesempatan berharga untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Dewan guru dan tenaga kependidikan juga memiliki peran penting dalam mendampingi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, mandiri, dan bertanggung jawab. Melalui pendidikan yang berkualitas, keteladanan, pembiasaan sikap positif, serta lingkungan sekolah yang mendukung, diharapkan lahir generasi penerus yang mampu menjaga persatuan bangsa dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Semangat Sumpah Pemuda hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus bergerak maju. Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk terpecah belah. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi, saling belajar, dan saling mendukung. Sebab, masa depan bangsa Indonesia berada di tangan generasi muda yang memiliki semangat persatuan, wawasan luas, karakter kuat, serta kepedulian terhadap sesama.

Melalui apel peringatan Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2026 ini, keluarga besar SMP Negeri 3 Songgon diharapkan semakin memperkokoh rasa cinta tanah air, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mempererat persaudaraan di lingkungan sekolah. Momentum ini hendaknya menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan cara yang sesuai dengan zamannya.

Bersatu dalam keberagaman, bergerak dalam kebersamaan,
dan berkarya untuk Indonesia.
Itulah semangat yang harus terus hidup dalam diri setiap pemuda Indonesia. Mari kita jadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai titik tolak untuk menjadi generasi yang lebih baik, lebih peduli, lebih berprestasi, dan lebih siap menghadapi masa depan.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, seluruh warga SMP Negeri 3 Songgon berkomitmen untuk terus menumbuhkan nilai persatuan, memperkuat karakter, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis serta membanggakan.

Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026!

“Maju Bersama Indonesia Raya. Pemuda Bersatu, Bangsa Kuat, Indonesia Hebat!”

Mari terus kobarkan semangat persatuan dan nasionalisme. Jadilah generasi muda yang tidak hanya bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia, tetapi juga mampu memberikan karya, prestasi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.

SMP Negeri 3 Songgon — Membangun Generasi Muda yang Berkarakter, Berprestasi, dan Cinta Tanah Air.