Jumat, 24 April 2026

GERAKAN SAPU JAGAD

Inovasi “Sapu Jagat” menjadi salah satu langkah kreatif yang diterapkan di SMP Negeri 3 Songgon dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Melalui program ini, seluruh siswa dilibatkan secara aktif untuk rutin menyapu halaman sekolah setiap hari. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab siswa yang sedang piket kelas, tetapi telah menjadi budaya bersama yang dilakukan secara gotong royong oleh seluruh warga sekolah.

Untuk mendukung kelancaran program, sekolah menyediakan sebanyak 140 buah sapu lidi yang dapat
digunakan oleh siswa secara bergantian. Dengan jumlah tersebut, kegiatan menyapu dapat dilakukan secara serentak sehingga halaman sekolah tetap bersih, rapi, dan nyaman digunakan untuk kegiatan belajar maupun aktivitas lainnya.


Inovasi ini lahir dari kondisi sekolah yang saat ini belum memiliki petugas kebersihan, setelah tenaga sebelumnya memasuki masa pensiun dan belum adanya pengganti. Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi hambatan, justru mendorong munculnya semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh siswa terhadap lingkungan sekolah.

Melalui “Sapu Jagat”, siswa tidak hanya belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga menumbuhkan nilai tanggung jawab, disiplin, serta rasa memiliki terhadap sekolah. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan sekaligus menciptakan suasana sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sesuai komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh diberbagai sektor termasuk kebersihan lingkungan nyaman setiap harinya



PEMBERIAN TTD PADA SISWA PUTRI

Kegiatan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) dari Puskesmas Kecamatan Songgon dilaksanakan setiap hari jumat pagi sebagai upaya menjaga kesehatan siswa, khususnya bagi siswi di SMP Negeri 3 Songgon. Program ini merupakan bentuk perhatian terhadap pencegahan anemia pada remaja putri yang dapat berdampak pada konsentrasi belajar dan kesehatan secara umum. Sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan, TTD ini wajib dikonsumsi secara rutin satu kali dalam seminggu.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib di lingkungan sekolah dengan pendampingan langsung dari
pihak UKS. Ibu Aris Setyorini, S. Pd selaku pembina UKS SMP Negeri 3 Songgon turut mengawal jalannya pemberian tablet tersebut, memastikan seluruh siswi menerima dan mengonsumsi TTD sesuai ketentuan. Beliau juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah serta manfaatnya bagi kesehatan, terutama dalam menjaga kadar hemoglobin agar tetap normal.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran siswi terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, serta mampu membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Program ini juga menjadi wujud sinergi antara sekolah dan puskesmas dalam mendukung kesehatan peserta didik secara berkelanjutan.







Kamis, 23 April 2026

RAPAT DINAS SOSIALISASI SPMB 2026

 Dalam rangka menindaklanjuti kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang
SMP Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi menggelar pertemuan yang dihadiri oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (operator) dari seluruh SMP Negeri se-Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.

Rapat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis sekaligus penyamaan persepsi terkait pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Para peserta yang hadir adalah Kepala Sekolah Bapak Suhaimi, S. Pd, M. Pd serta operator sekolah yang dihadiri oleh Bapak Abdul Haris Hairu, S. Kom yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sistem penerimaan murid baru di masing-masing satuan pendidikan.


Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penjelasan mengenai

mekanisme pelaksanaan SPMB, penggunaan sistem aplikasi, serta hal-hal teknis lain yang berkaitan dengan proses pendaftaran, seleksi, hingga pelaporan. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.

Sebagai penunjang kegiatan, seluruh peserta diimbau untuk membawa laptop, kabel jaringan (kabel LAN), serta paket data guna mendukung kelancaran praktik langsung selama sosialisasi.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh operator SMP
di Kabupaten Banyuwangi dapat melaksanakan proses SPMB secara optimal, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku.