Sabtu, 14 Maret 2026

PENYALURAN ZAKAT FITRAH


Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan menanamkan nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadan yang diagendakan oleh guru PAI Ustad KHOLIL PRASTYO, S. Pd. I, hari ini Sabtu, 14 Maret 2026 keluarga besar SMPN 3 Songgon melaksanakan kegiatan Berbagi Zakat Fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah, Kegiatan ini merupakan wujud nyata pembelajaran karakter bagi para siswa untuk memahami makna berbagi, kepedulian. 




Zakat fitrah sendiri merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang mampu untuk menunaikannya menjelang Hari Raya Idulfitri. Ibadah ini bertujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan serta membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara yang kurang mampu agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Oleh karena itu, zakat fitrah memiliki makna spiritual sekaligus sosial yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam.

Zakat fitrah yang disalurkan merupakan hasil partisipasi dari seluruh warga sekolah, mulai dari
siswa,guru, hingga tenaga kependidikan. Proses pengumpulan dilakukan secara bertahap selama bulan Ramadan, kemudian didata dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya diajarkan tentang kewajiban zakat secara teori, tetapi juga dilibatkan langsung dalam kegiatan sosial yang penuh makna.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Proses pengumpulan hingga penyaluran zakat dilakukan dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. 


Program SMPN 3 Songgon Berbagi Zakat Fitrah ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.



Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, serta semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter siswa SMPN 3 Songgon.


Kamis, 12 Maret 2026

BERBAGI TAKJIL




Dalam rangka menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi di bulan suci Ramadan, keluarga besar SMPN 3 Songgon melaksanakan kegiatan Berbagi Takjil kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus menindaklanjuti himbauan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi serta Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyuwangi untuk menumbuhkan nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong di lingkungan sekolah.

Kegiatan berbagi takjil ini melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta para siswa yang dengan penuh antusias turut membagikan paket takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat belajar secara langsung tentang pentingnya empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Selain sebagai bentuk kegiatan sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa agar semakin peka terhadap kondisi di sekitar serta mampu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini. Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan masyarakat.

Melalui kegiatan SMPN 3 Songgon Berbagi Takjil, diharapkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda, sejalan dengan semangat kemanusiaan yang digaungkan oleh Palang Merah Indonesia.


Kamis, 05 Maret 2026

Gema Tadarus dan Khotmil Qur’an Rohis Indonesia

 

Menindaklanjuti arahan strategis dari
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam  Kementerian Agama, Pengurus Pusat Rohis Indonesia secara resmi menginisiasi gerakan Pesantren Ramadhan Terpadu. Fokus utama dari kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan menghidupkan kembali literasi Al-Qur’an di kalangan generasi Z melalui agenda Tadarus dan Khotmil Qur’an serentak.


1.Transformasi Instruksi Menjadi Aksi
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 5 Maret 2026 yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia secara  virtual
Langkah ini diawali dengan pembacaan Surat Edaran Dirjen Pendis sebagai pijakan formal. Namun, di tangan para aktivis Rohis, instruksi tersebut bertransformasi menjadi gelombang spiritual. Di ribuan sekolah di seluruh Indonesia, sudut-sudut masjid dan ruang kelas berubah menjadi oase ketenangan. Para siswa tidak hanya membaca, tetapi juga mendalami tajwid dan makna yang terkandung di dalam tiap ayat.


2. Metodologi "One Day One Juz" dan Sema’an

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif dan terukur, Rohis Indonesia menerapkan metode pembagian juz yang sistematis:

Tadarus Mandiri: Dilakukan setiap pagi sebelum materi Pesantren Ramadhan dimulai.

  • Tadarus Berjamaah (Sema’an): Siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil (halaqah) untuk saling menyimak bacaan, menciptakan suasana belajar yang kolaboratif.

  • Monitoring Digital: Menggunakan kartu kendali ibadah atau aplikasi untuk mencatat progres bacaan setiap peserta didik.



3. Puncak Khotmil Qur’an: Doa untuk Bangsa

Puncak dari rangkaian Pesantren Ramadhan ini adalah Majelis Khotmil Qur’an. Suasana haru biasanya menyelimuti saat ayat-ayat terakhir dari Surah An-Nas dilantunkan.

"Kami ingin memastikan bahwa Al-Qur'an bukan sekadar teks yang dibaca, tapi menjadi karakter yang melekat. Khotmil Qur’an ini adalah simbol komitmen kami untuk terus menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin di lingkungan sekolah."

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan untuk dunia pendidikan Indonesia agar melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.


Ringkasan Pelaksanaan

AspekDetail Pelaksanaan
Landasan HukumSurat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Target PesertaAnggota Rohis dan Siswa Muslim di seluruh Indonesia
MetodeTadarus Berjamaah, Murottal, dan Khotmil Qur’an
OutputPenguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila yang Religius