Rabu, 04 Maret 2026

SOSIALISASI PERNIKAHAN DINI THE MOST KUA " MOVE FOR SAKINAH MASLAHAT"

SOSIALISASI PERNIKAHAN DINI OLEH KUA KECAMATAN SONGGON 
DENGAN TEMA
 THE MOST KUA " MOVE FOR SAKINAH MASLAHAT"


Pernikahan dini seringkali menjadi pintu masuk bagi berbagai persoalan mulai dari risiko kesehatan ibu dan anak, stunting, hingga kerentanan ekonomi dan perceraian.

Pernikahan bukan sekadar tentang "siapa cepat dia dapat," tapi tentang "siapa yang siap, dia yang maslahat." Di era transformasi layanan ini, KUA hadir bukan hanya sebagai tempat pencatatan administratif, melainkan sebagai pusat ketahanan keluarga melalui gerakan The MoST KUA (Move for Sakinah Maslahat) yang dilaksanakan Rabu, 04 Maret 2026

2. Inti Pesan: Filosofi MoST (Move for Sakinah Maslahat)

Kenapa kita harus bergerak (Move)? Karena diam terhadap tren pernikahan dini berarti membiarkan masa depan generasi  rapuh.

  • Move for Maturity: Kedewasaan adalah syarat mutlak. Menikah di usia matang sesuai regulasi (minimal 19 tahun) bukan untuk membatasi kebebasan, tapi untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan finansial.

  • Move for Sakinah: Kedamaian (Sakinah) tidak lahir dari keterpaksaan atau pelarian. Ia lahir dari dua insan yang sudah selesai dengan jati dirinya dan siap memikul tanggung jawab bersama.

  • Move for Maslahat: Tujuan akhir kita adalah kebaikan bersama. Pernikahan yang terencana akan melahirkan generasi yang kuat, sehat, dan kompetitif.


3. Ajakan Bertindak 

Kami di KUA mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, tokoh pemuda, dan para remaja untuk mengubah pola pikir:

"Jangan terburu-buru mengejar 'sah' jika belum siap menghadapi 'ah'. Kejar dulu cita-citamu, matangkan dulu kepribadianmu, dan bekali dirimu dengan ilmu."

jadikan The MoST KUA sebagai gaya hidup bergerak bersama mencegah pernikahan dini demi menyelamatkan masa depan. Karena keluarga yang berkualitas adalah pilar utama bangsa yang hebat









meng akhiri setiap sosialisasi dengan jargon: "The MoST KUA: Move for Sakinah, Bergerak untuk Maslahat!" SMP Negeri 3 Songgon "JAYA JAYA JAYA luar biasa......
 

Senin, 24 November 2025

SMP Negeri 3 Songgon Peringati Hari Guru Nasional ke-80 dengan Upacara Khidmat dan Aksi Apresiasi Siswa

SMP Negeri 3 Songgon menggelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 dengan penuh kehormatan dan kekhidmatan di halaman sekolah, Senin pagi. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Suhaimi, M.Pd, selaku Pembina Upacara, dan diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik dari kelas 7 hingga kelas 9.

Dalam amanatnya, Bapak Suhaimi, M.Pd menekankan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak pendidikan dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Beliau juga mengapresiasi kerja keras para pendidik yang terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan tetap memberikan layanan pembelajaran terbaik bagi siswa. “Guru adalah cahaya peradaban. Setiap langkah kecil yang dilakukan guru adalah kontribusi besar bagi masa depan negeri,” tegasnya dalam sambutan.

Pelaksanaan upacara berjalan lancar dan tertib. Seluruh petugas upacara merupakan siswa-siswi yang sebelumnya pernah tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kecamatan, sehingga tata gerak upacara berlangsung dengan sangat rapi, serasi, dan penuh wibawa.

Setelah kegiatan inti upacara selesai, siswa-khususnya kelas 9-menggelar momen istimewa berupa pemberian buket bunga kepada setiap guru sebagai wujud apresiasi dan rasa terima kasih atas pengabdian para pendidik. Serah terima buket berlangsung haru dan penuh kehangatan, diiringi tepuk tangan dan suasana emosional yang memperlihatkan kedekatan antara guru dan murid.

Para guru menyampaikan rasa terharu atas inisiatif siswa, sementara siswa berharap bahwa pemberian buket tersebut dapat menjadi pendorong semangat bagi guru untuk terus mengajar dengan sepenuh hati. Kegiatan ini juga menjadi pembelajaran karakter bagi siswa untuk membiasakan sikap hormat, apresiatif, dan peduli.

Peringatan Hari Guru Nasional ke-80 di SMP Negeri 3 Songgon tahun ini tidak hanya menjadi upaya penghormatan terhadap jasa para pendidik, tetapi juga momentum memperkuat hubungan emosional antara guru dan siswa. Dengan pelaksanaan yang hangat dan penuh makna, sekolah berharap semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga dalam upaya mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

Sabtu, 22 November 2025

Kegiatan Apel Pagi Hari Sabtu di SMP Negeri 3 Songgon


SMP Negeri 3 Songgon melaksanakan
apel pagi rutin hari Sabtu sebagai bagian dari pembiasaan karakter dan penguatan kedisiplinan bagi seluruh warga sekolah. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah dengan tertib dan penuh khidmat, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Rangkaian kegiatan apel pagi dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih, sebagai bentuk penghormatan dan penanaman rasa cinta tanah air. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama melantunkan Asmaul Husnah dan doa bersama, guna menumbuhkan sikap religius dan membangun suasana belajar yang penuh keberkahan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembinaan dan penyampaian informasi oleh guru pembina dan pihak sekolah mengenai kedisiplinan, tata tertib, serta motivasi belajar dalam menghadapi kegiatan pembelajaran setiap pekan.

Usai apel, siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar (KBM) sesuai jadwal pelajaran hari Sabtu. Suasana pembelajaran berjalan dengan baik, mencerminkan kesungguhan siswa untuk terus meningkatkan prestasi dan menjadi pelajar berkarakter.

“Pembiasaan apel pagi menjadi sarana penting untuk membangun disiplin dan kebersamaan di lingkungan sekolah,” ujar salah satu guru pembina.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 3 Songgon terus meneguhkan komitmen dalam menciptakan budaya sekolah yang religius, disiplin, dan berintegritas sebagai wujud implementasi 8 Dimensi Profil Lulusan (8DPL).