Tampilkan postingan dengan label PRLH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PRLH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Juli 2025

Kegiatan Perbaikan Akses Menuju TPS Sekolah

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan dan mendukung program Adiwiyata, SMP Negeri 3 Songgon melaksanakan kegiatan perbaikan dan pemeliharaan prasarana akses menuju Tempat Pengolahan Sampah (TPS) sekolah yang terletak di area belakang gedung sekolah.

Kegiatan ini dilakukan oleh tim Sarana dan Prasarana (Sarpras) bersama beberapa guru yang turut membantu di sela waktu pasca kegiatan belajar mengajar (KBM). Perbaikan akses dilakukan untuk mempermudah jalur mobilisasi warga sekolah saat melakukan pengiriman sampah terpilah ke Bank Sampah, sekaligus mendukung kelancaran proses pengelolaan sampah internal sekolah.

Sebelumnya, akses menuju TPS sekolah dinilai kurang memadai karena kondisi jalur yang sempit dan kurang stabil, sehingga menyulitkan kader Adiwiyata maupun petugas kebersihan saat melakukan transportasi sampah. Melalui kegiatan ini, jalur menuju TPS diperlebar dan dirapikan agar lebih aman serta mudah dilalui.

Dengan perbaikan ini, diharapkan seluruh warga sekolah, termasuk siswa kader Adiwiyata bidang persampahan, dapat mengelola dan mengangkut sampah secara efektif sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menuju lingkungan sekolah yang bersih dan tertib.

“Akses yang baik akan mempermudah proses pengelolaan sampah dan meningkatkan kenyamanan seluruh warga sekolah,” ujar salah satu anggota tim Sarpras.

Kegiatan berjalan lancar, penuh semangat gotong royong, serta mencerminkan kebersamaan dalam menjaga fasilitas lingkungan sekolah.

Kamis, 10 Juli 2025

Penguatan Pengelolaan Sampah Menuju Adiwiyata Provinsi

Dalam upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat serta mendukung tercapainya program Adiwiyata, SMP Negeri 3 Songgon terus memperkuat sistem pengelolaan sampah secara terpadu. Hari ini sekolah melaksanakan kegiatan penanganan dan solusi atas permasalahan sampah melalui strategi pemilahan dan pengangkutan sampah yang terstruktur.

Kegiatan ini ditunjukkan dengan pemilahan sampah organik dan non-organik oleh seluruh warga sekolah, termasuk keterlibatan aktif siswa kader Adiwiyata bidang persampahan yang bertugas mengawasi, mengedukasi, serta mengelola proses pemilahan sampah di setiap titik unit pengumpulan.

Sebagai bagian dari solusi, sekolah telah menjalin kerja sama rutin dengan petugas TPS 3R Balak, yang melakukan pengangkutan sampah secara terjadwal dari sekolah menuju TPS pengelolaan lanjutan. Program ini membantu memastikan bahwa sampah yang terkumpul tidak menumpuk serta tertangani sesuai sistem pengolahan yang berkelanjutan.

Melalui program ini, SMP Negeri 3 Songgon berkomitmen memperbaiki kendala terkait manajemen sampah yang selama ini dihadapi, sekaligus menumbuhkan budaya sadar lingkungan di kalangan siswa dan seluruh warga sekolah.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk menciptakan sekolah yang bersih, tertib, dan berwawasan lingkungan menuju Adiwiyata,” ungkap salah satu koordinator kader Adiwiyata.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme, memperlihatkan kesungguhan kolaborasi sekolah dalam menata pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkesinambungan.

***

Senin, 07 Juli 2025

Kegiatan Serah Terima Tempat Sampah di SMP Negeri 3 Songgon

Walaupun masih dalam suasana libur sekolah menjelang akhir tahun ajaran baru, aktivitas pembenahan fasilitas lingkungan tetap berlangsung di SMP Negeri 3 Songgon. Hari ini, sekolah menerima bantuan tiga paket tempat sampah organik dan non-organik sebagai upaya penguatan program lingkungan berbasis Adiwiyata Provinsi.

Serah terima dilakukan secara langsung oleh tim petugas berjumlah dua orang dari mitra pengelola persampahan, dan diterima oleh Bapak Drs. Warsi, selaku penanggung jawab Sarana dan Prasarana (Sarpras) SMP Negeri 3 Songgon, di sela-sela jadwal piket sekolah.

Fasilitas tempat sampah tersebut merupakan bentuk kerja sama antara pihak sekolah dengan Bumdes Desa Bedewang yang terintegrasi dengan TPS 3R Balak, guna meningkatkan sistem pengelolaan sampah terpadu di lingkungan sekolah.

Usai kegiatan serah terima, rombongan sempat melakukan peninjauan ke TPS sekolah yang berada di area belakang gedung utama, untuk melihat kondisi pengelolaan sampah yang selama ini menjadi kendala, khususnya dalam pemilahan dan jalur distribusi menuju TPS 3R. Dengan hadirnya fasilitas baru ini, diharapkan dapat mendukung pencapaian indikator pengelolaan lingkungan yang lebih efektif.

“Harapannya, fasilitas ini mampu membantu sekolah dalam menyelesaikan permasalahan sampah yang selama ini cukup menghambat, terutama dalam proses menuju sekolah Adiwiyata Provinsi,” ujar Drs. Warsi.

Kegiatan berlangsung lancar dan tetap mengedepankan semangat kerja sama lintas lembaga demi menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. 

Senin, 02 Juni 2025

Kegiatan Bersih Halaman Sekolah



Pagi ini, sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, seluruh warga SMP Negeri 3 Songgon melaksanakan kegiatan rutin bersih-bersih halaman sekolah. Kegiatan ini dimulai pukul 06.30 WIB dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah.


Dengan membawa alat kebersihan masing-masing seperti sapu, pengki, dan sekop, para siswa terlihat antusias membersihkan area kelas, taman, selokan, hingga halaman depan dan belakang sekolah. Para guru turut serta memantau sekaligus ikut membersihkan area lingkungan sekitar ruang guru dan kantor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, serta mendukung Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga melatih siswa untuk bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan.

Kepala SMP Negeri 3 Songgon, Bapak Suhaimi, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap hari dalam satu minggu, sebagai salah satu upaya mendukung program Adiwiyata di sekolah.

“Melalui kegiatan bersih-bersih bersama ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, gotong royong, dan kepedulian lingkungan sejak dini kepada para siswa,” ujarnya.

Setelah kegiatan bersih-bersih selesai, seluruh warga sekolah melanjutkan aktivitas KBM seperti biasa dengan semangat baru dan lingkungan yang bersih serta asri.

Kamis, 19 September 2024

Kegiatan SEKARDADU Bersama Kosda Wilayah Singojuruh

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, khususnya daerah aliran sungai, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap mengadakan Gerakan SEKARDADU (Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai). Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk siswa Kader Pokja, Tim rombongan dari Koordinator Sumber Daya Air Wilayah Singojuruh, Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi. Gerakan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan sungai, mencegah pencemaran, dan mendukung penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan acara diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap, Bapak Suhaimi, M.Pd, yang menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai. Beliau juga mengapresiasi sinergi antara pihak sekolah, siswa, masyarakat, dan Tim Kosda Wilayah Singojuruh dalam mendukung gerakan ini. Perwakilan Kosda, Ibu Suwarsini, memberikan arahan mengenai pentingnya menjaga sungai sebagai sumber daya vital bagi masyarakat. Beliau juga mengajak semua peserta untuk bersama-sama menjadikan daerah aliran sungai sebagai prioritas pelestarian lingkungan. Setelah pembukaan, peserta bergerak menuju lokasi sepanjang daerah aliran sungai yang menjadi fokus kegiatan.


Beberapa aktivitas utama yang dilakukan diantaranya, Pembersihan Sampah di daerah aliran sungai dimana Siswa Kader Pokja bersama warga dan Tim Kosda memungut sampah di sepanjang aliran sungai, memisahkan sampah organik dan anorganik untuk didaur ulang. Selanjutnya kegiatan Penanaman Pohon di Bantaran Sungai yaitu Penanaman vegetasi pelindung seperti tanaman keras dan lainnya untuk mencegah erosi dan memperbaiki ekosistem di sekitar daerah aliran sungai. Kemudian Normalisasi Aliran Sungai dengan membersihkan gulma dan hambatan lain yang mengganggu aliran air sungai.


Beberapa edukasi tentang Pengelolaan Sumber Daya Air dari Tim Kosda diberikan berupa penyuluhan singkat kepada siswa dan masyarakat mengenai beberapa hal diantaranya, Peran sungai dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya terhadap ketahanan air serta dampak buruk pencemaran sungai terhadap kesehatan dan lingkungan. Selanjutnya pengetahuan tentang langkah-langkah sederhana untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan daerah aliran sungai, dimana pada sesi ini berlangsung interaktif, dengan siswa dan warga aktif bertanya serta berbagi pengalaman mengenai kondisi daerah aliran sungaidi sekitar tempat tinggal mereka.
Harapan kegiatan ini membawa dampak dan manfaat positif, tentang kebersihan daerah aliran sungai dapat terjaga dari sampah yang sebelumnya menumpuk di sekitar sungai berhasil dibersihkan, menjadikan lingkungan lebih asri dan sehat. Kemudian ada peningkatan Kesadaran Lingkungan, dimana peserta memahami pentingnya menjaga keberlanjutan daerah aliran sungai untuk kelangsungan hidup manusia dan ekosistem. dan yang utama tentu saja terjalinnya kolaborasi yang erat antara Sekolah dan Instansi Pemerintah sebagai wujudnya yaitu kegiatan ini memperkuat hubungan antara SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap dengan Koordinator Sumber Daya Air Wilayah Singojuruh, Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi, membuka peluang untuk kerjasama di masa mendatang.


Gerakan SEKARDADU oleh Kader Pokja SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap menjadi salah satu langkah penting dalam pelestarian lingkungan, khususnya pengelolaan daerah aliran sungai. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem sungai dan lingkungan sekitar.
Sebagai tindak lanjut, sekolah berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi daerah aliran sungai dan menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala. Dengan demikian, semangat menjaga lingkungan dapat terus hidup dan menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Kamis, 08 Agustus 2024

Gerakan Aksi Minum Tanpa Sedotan Di Sekolah


SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap mengadakan gerakan "Aksi Minum Tanpa Sedotan" sebagai salah satu program unggulan dalam kegiatan OSIS tahun 2024. Kegiatan ini merupakan inisiatif OSIS untuk mendukung kampanye peduli lingkungan dengan fokus mengurangi limbah plastik, khususnya sedotan sekali pakai. Kegiatan ini diinisiasi oleh pengurus OSIS sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar sekolah yang berada di kawasan pedesaan dan dekat dengan sungai. Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup ramah lingkungan pada siswa. dan mengurangi penggunaan produk plastik sekali pakai, terutama sedotan serta mengedukasi siswa agar membawa tumbler atau botol minum pribadi sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan acara dibuka oleh Ketua OSIS, Firyal Hadi Dlofiro, yang menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan. Ia menegaskan bahwa langkah kecil seperti berhenti menggunakan sedotan plastik dapat membawa perubahan besar jika dilakukan secara konsisten. OSIS melibatkan narasumber dari guru, Dalam sesi ini, pembicara memaparkan fakta-fakta mengejutkan tentang dampak sedotan plastik terhadap lingkungan, seperti pencemaran sungai dan ancaman bagi satwa liar. Deklarasi bersama dari semua peserta kegiatan OSIS, termasuk siswa dari setiap kelas, membacakan deklarasi "Gerakan Minum Tanpa Sedotan". Deklarasi ini berisi komitmen untuk tidak lagi menggunakan sedotan plastik, baik di sekolah maupun di rumah. Penggunaan alternatif sebagai bagian dari edukasi, OSIS mengadakan demonstrasi tentang penggunaan sedotan ramah lingkungan, seperti sedotan bambu dan stainless steel. Namun, siswa diajak untuk lebih memilih minum langsung dari botol atau gelas tanpa menggunakan sedotan.

Respon Peserta dan Guru dari kegiatan ini dimana salah satu peserta kegiatan, Putri Desi Abelia, mengatakan, “Saya tidak menyangka dampak sedotan plastik sebesar itu. Mulai sekarang, saya akan lebih peduli dengan membawa tumbler ke mana-mana.” Pembina OSIS, Ibu Della Gusfitriana, juga memberikan apresiasi atas inisiatif ini. “Gerakan ini adalah langkah konkret dari siswa untuk menjadi pelopor perubahan, khususnya di lingkungan sekolah,” ujarnya. 


Kegiatan OSIS SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap yang mengusung "Aksi Minum Tanpa Sedotan" telah berjalan dengan sukses dan penuh antusiasme. Acara ditutup dengan sesi makan bersama bekal yang telah dipersiapkan dari rumah, dan seusai kegiatan mereka semuapun bergegas ke kelas masing-masing melanjukan kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal. Melalui gerakan ini, OSIS berharap dapat menginspirasi seluruh siswa untuk memulai gaya hidup ramah lingkungan dan mengajak masyarakat sekitar untuk ikut menjaga bumi.


Minggu, 26 Mei 2024

Piket Kebersihan Kelas dan Lingkungan Sekolah

Menyapu halaman sekolah pra KBM

Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap melaksanakan kegiatan Piket Kebersihan Kelas dan Lingkungan Sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya kebersihan, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjaga lingkungan sekitar. 

Kegiatan dimulai dengan pengarahan dari guru Kesiswaan dan pembina Osis yang mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari perilaku ramah lingkungan. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan tugas piket, dengan setiap kelompok bertanggung jawab atas area tertentu di lingkungan sekolah. Tugas tersebut meliputi, Kelas dan Ruang Belajar, dimana Siswa bertanggung jawab untuk menyapu, mengepel lantai, serta merapikan meja dan kursi. Untuk Taman Sekolah dan Halaman beberapa kelompok bertugas merawat tanaman dan membersihkan area luar sekolah. Sedangkan tugas membersihkan toilet dan area umum lainnya diberikan kepada kelompok yang lebih besar untuk memastikan kebersihan di seluruh fasilitas sekolah.


Untuk pelaksanaan piket adalah seluruh siswa, mereka bekerja dengan semangat dan saling membantu dalam membersihkan lingkungan sekolah. Beberapa siswa terlihat antusias dalam merapikan meja dan kursi di ruang kelas, sementara siswa lainnya membersihkan area luar dengan hati-hati dan penuh tanggung jawab. Bahkan ada yang menambahkan sentuhan kreatif dengan menghias taman sekolah menggunakan pot bunga dari bahan daur ulang. Selain itu Guru dan staf sekolah juga turut serta dalam kegiatan ini, memberikan contoh langsung dalam menjaga kebersihan dan ketertiban. Mereka terlibat dalam memimpin kelompok, memberikan bimbingan, serta memberikan motivasi kepada siswa agar terus menjaga kebersihan secara berkelanjutan.

Kegiatan piket kebersihan ini memberikan beberapa manfaat, di antaranya, Lingkungan yang Bersih dan Nyaman dimana Ruang kelas dan area sekolah menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. Kemudian adanya Kesadaran Siswa Terhadap Kebersihan, harapannya siswa semakin menyadari pentingnya kebersihan di lingkungan sekolah dan mulai mempraktikkan perilaku ramah lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan merawat tanaman. Yang terpenting nantinya setiap siswa belajar untuk bertanggung jawab dalam tugasnya, serta memahami arti penting kerjasama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama.

Kegiatan Piket Kebersihan Kelas dan Lingkungan Sekolah ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga mengajarkan siswa tentang pentingnya kerjasama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kebersihan. Dengan rutin melaksanakan kegiatan ini, diharapkan budaya kebersihan di SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap akan semakin terbentuk dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa.

Sabtu, 09 Maret 2024

Kegiatan Pameran Minuman "Detox Herbal" Hasil Tanaman Obat Sekolah

Pada ini Sabtu, tanggal 9 Maret 2024, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap menggelar pameran bertemakan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) dengan fokus pada inovasi minuman herbal yang mereka beri label "Detox Herbal" hasil dari tanaman obat yang ada di lingkungan sekolah. Pameran ini diselenggarakan oleh Kader Pokja (Kelompok Kerja) PRLH sekolah, yang bertujuan untuk mengedukasi warga sekolah tentang pentingnya pola hidup sehat dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan tanaman obat lokal sebagai bahan baku produk yang bermanfaat.

Tujuan Kegiatan:

  1. Edukasi tentang Perilaku Ramah Lingkungan Hidup: Mengedukasi warga sekolah mengenai cara-cara hidup ramah lingkungan, khususnya dengan memanfaatkan tanaman obat untuk produk kesehatan seperti minuman detox.
  2. Promosi Program PRLH: Mempromosikan hasil kerja Kader Pokja PRLH dalam mengolah tanaman obat menjadi produk yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.
  3. Meningkatkan Kesadaran Lingkungan: Mengajak warga sekolah untuk lebih peduli terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam dan memanfaatkan tanaman obat sebagai sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dengan bijak.

Pada kesempatan ini juga ada sosialisasi proses pembuatan minuman Detox Herbal ini, dimana siswa-siswi Kader Pokja PRLH menjelaskan langkah-langkah pembuatan minuman detox herbal dengan menggunakan bahan-bahan alami yang tumbuh di kebun sekolah. Tanaman yang digunakan antara lain daun sereh, lengkuas, kunyit, jahe, dan daun binahong. Setiap tanaman memiliki manfaat kesehatan yang berbeda, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, hingga detoksifikasi tubuh. Para siswa juga menjelaskan pentingnya memilih bahan alami yang tidak hanya sehat tetapi juga ramah lingkungan, tanpa bahan kimia berbahaya.

Rangkaian Aktivitas Pameran:

  1. Stasiun Tanaman Obat: Di bagian ini, para siswa memperkenalkan berbagai jenis tanaman obat yang digunakan untuk membuat minuman detox. Mereka menjelaskan manfaat dari setiap tanaman tersebut, serta cara menanam dan merawatnya dengan cara yang ramah lingkungan. Pengunjung dapat melihat langsung tanaman-tanaman ini yang ditanam di kebun sekolah.

  2. Demonstrasi Pembuatan Minuman Detox: Para siswa mendemonstrasikan proses pembuatan minuman detox herbal dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat di sekitar sekolah. Mereka mengajarkan cara meracik bahan herbal menjadi minuman yang segar dan menyehatkan, sekaligus mengedukasi tentang menggunakan wadah alami.

  3. Sesi Cicipi Minuman Detox: Pengunjung diberi kesempatan untuk mencicipi minuman detox yang telah disiapkan oleh siswa. Mereka dapat merasakan manfaat dari minuman yang terbuat dari tanaman obat alami dan memberikan feedback mengenai rasa serta manfaat kesehatan yang dirasakan.

Respon dari para warga sekolah tentang kegiatan pameran ini mendapatkan sambutan hangat dari seluruh warga sekolah, termasuk siswa, dan guru. Mereka mengapresiasi kreativitas siswa dalam mengolah tanaman obat menjadi produk yang tidak hanya berguna bagi kesehatan tetapi juga ramah lingkungan. Banyak yang merasa terinspirasi untuk mengadopsi perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menanam tanaman obat dan membuat minuman sehat dirumah.

Pameran ini berhasil mencapai tujuannya untuk mengedukasi warga sekolah tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan dan kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, warga sekolah semakin memahami bagaimana tanaman obat bisa dimanfaatkan secara bijak dan ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan konsep perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, yang dapat diterapkan dalam keluarga dan masyarakat luas.

Momen sesi foto bersama bersama kader pokja PRLH
Pasca kegiatan 

Penanggung Jawab Pada Kegiatan ini :

  • Kader Pokja PRLH SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap
  • Guru Pembimbing Program PRLH
  • OSIS Lasempega
  • Siswa-Siswi Kelas VII, VIII, dan IX

Dengan adanya pameran ini, diharapkan siswa dan seluruh warga sekolah dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan semakin memahami pentingnya mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Ke depannya, diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan sebagai upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.

Sabtu, 17 Februari 2024

Pekan Bersih Lingkungan Sekolah

Pada hari Sabtu pagi, 17 Februari 2024, seluruh warga SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap, mulai dari siswa, guru, hingga staf sekolah, berkumpul untuk melaksanakan kegiatan Pekan Bersih Lingkungan Sekolah. Kegiatan ini sebagai upaya untuk menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat, serta mempererat kerjasama antara semua elemen sekolah. Tujuan kegiatan ini diantaranya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah untuk meningkatkan kerjasama antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta membantu menciptakan lingkungan yang nyaman untuk proses belajar mengajar.

Pekan Bersih Lingkungan Sekolah SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah, antara lain, pembersihan Halaman dan Lingkungan Sekolah. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membersihkan area sekitar sekolah, termasuk halaman depan, taman, sanitasi dan drainase, serta lingkungan sekitar kelas. Beberapa kelompok lainnya bertugas untuk membersihkan ruang kelas dan area yang sering digunakan oleh siswa dan guru. 

Selain membersihkan, kegiatan juga diisi dengan pemilahan sampah organik dan anorganik. Siswa diarahkan untuk memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya, yang nantinya akan diolah lebih lanjut. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung program lingkungan hidup. Sebagai motivasi beberapa guru memberikan penyuluhan singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan, terutama untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat untuk belajar. Sinergi dengan siswa Kader Pokja bidang Penanaman dan pemeliharaan maka sebagai bagian dari kegiatan penghijauan, beberapa pohon ditanam di area sekolah untuk menambah keasrian dan kesejukan lingkungan sekolah. Tanaman-tanaman ini diharapkan dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Kegiatan Pekan Bersih Lingkungan ini berjalan lancar dan sukses berkat kerjasama yang solid antara seluruh warga sekolah. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, rapi, dan asri. Seluruh area yang sebelumnya terabaikan kini terlihat lebih terawat, dan suasana sekitar menjadi lebih nyaman. Halaman yang sebelumnya penuh dengan sampah kini bersih, taman yang ada lebih terawat, dan ruang kelas menjadi lebih nyaman untuk digunakan. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan kebersihan fisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. 

Meskipun kegiatan berjalan dengan baik, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian untuk kegiatan pekan bersih di masa mendatang. Diperlukan penambahan tempat sampah di beberapa titik strategis agar proses pemilahan sampah lebih mudah dan efektif. Agar kebersihan tidak hanya tercapai pada hari kegiatan saja, perlu adanya sistem rutinitas kebersihan yang dilakukan oleh semua warga sekolah setiap harinya. Yang pasti kegiatan ini memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan membangun semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan di antara warga sekolah.

Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi bagian dari budaya sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk belajar.

Kamis, 25 Januari 2024

Gerakan Aksi Bersih Sampah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Bedewang

Sebagai bagian dari komitmen SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap dalam mendukung penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH), Kader Pokja siswa mengadakan Gerakan Aksi Bersih Sampah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Bedewang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa dan masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta sebagai upaya konkret untuk mendukung keberlanjutan lingkungan yang sehat dan bersih.

Kegiatan dibuka dengan briefing oleh Guru pembina lingkungan memberikan motivasi kepada siswa dan warga, menekankan bahwa gerakan ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan hidup. Setelah pembukaan, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk membersihkan area RTH. Kegiatan yang dilakukan meliputi:
  • Mengumpulkan sampah plastik, organik, dan anorganik di sekitar taman.
  • Memilah sampah berdasarkan jenisnya untuk didaur ulang.
  • Membersihkan area fasilitas umum, seperti tempat duduk dan jalur pejalan kaki.
Siswa terlihat antusias memungut sampah, sementara warga desa yang turut serta dalam kegiatan ini memberikan dukungan dengan menyediakan alat kebersihan tambahan seperti sapu, tempat sampah, dan karung. Selain aksi bersih-bersih, Kader Pokja juga mengadakan sesi edukasi singkat untuk warga sekitar, dengan tema:
  • Pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri di tingkat rumah tangga.
  • Manfaat pemilahan sampah dan daur ulang untuk mengurangi limbah.
  • Cara sederhana untuk menerapkan PRLH di kehidupan sehari-hari.


Sesi ini berlangsung interaktif, dengan warga memberikan tanggapan positif dan berbagi pengalaman mereka terkait upaya menjaga kebersihan lingkungan di desa. Beberapa hasil positif dari kegiatan ini adalah:
  • Ruang Terbuka Hijau yang Bersih dan Nyaman: 
RTH Desa Bedewang menjadi lebih bersih dan bebas sampah, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang sering menggunakan area ini untuk beraktivitas.
  • Kesadaran Lingkungan yang Meningkat: 
Siswa dan masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi nyata.
  • Kolaborasi Positif antara Sekolah dan Masyarakat: 
Kegiatan ini mempererat hubungan antara SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap dengan masyarakat Desa Bedewang, membuka peluang untuk kegiatan kolaboratif lainnya di masa depan.

Kegiatan Gerakan Aksi Bersih Sampah ini merupakan langkah nyata dari SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap dalam mengimplementasikan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH). Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.




Sebagai tindak lanjut, diusulkan kegiatan serupa diadakan secara rutin untuk memastikan lingkungan tetap terjaga kebersihannya dan menciptakan budaya hidup sehat dan bersih.

Gerakan Aksi Penanaman Pohon di Lingkungan Masyarakat

Sebagai wujud komitmen SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, Gerakan Aksi Penanaman Pohon dilaksanakan oleh Kader Pokja Siswa dengan melibatkan masyarakat sekitar sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas lingkungan, mencegah erosi, meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghijauan, dan mendukung penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di masyarakat sekitar.


Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap, Bapak Suhaimi, M.Pd, yang menyampaikan pentingnya penghijauan sebagai investasi lingkungan untuk generasi mendatang. Beliau juga mengapresiasi keterlibatan aktif siswa dan masyarakat dalam kegiatan ini. Setelah pembukaan, seluruh peserta bergerak menuju area yang telah ditentukan untuk kegiatan penanaman pohon. Setiap siswa kader Pokja dibimbing oleh guru dan warga dalam menanam pohon dengan cara yang benar, mulai dari menggali lubang tanam, menanam bibit, hingga menyiram tanaman.

Selain penanaman pohon, diadakan sesi edukasi singkat tentang manfaat penghijauan, yang meliputi:
  • Mengurangi polusi udara dan meningkatkan kualitas oksigen.
  • Mencegah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
  • Menyediakan habitat bagi satwa lokal.
Warga juga diajak untuk merawat pohon yang telah ditanam agar tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang.

Kegiatan ini membawa dampak positif yang signifikan, antara lain:
  • Penambahan Ruang Hijau: Lingkungan sekitar sekolah dan masyarakat menjadi lebih hijau dan segar.
  • Kesadaran Lingkungan yang Meningkat: Siswa dan masyarakat lebih memahami pentingnya menanam pohon untuk keberlanjutan ekosistem.
  • Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat: Kegiatan ini mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan Gerakan Aksi Penanaman Pohon ini merupakan salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh Kader Pokja SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap dalam menerapkan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH). Dengan partisipasi aktif dari siswa dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekitar.

Sebagai tindak lanjut, sekolah berencana melakukan pemantauan rutin terhadap pohon-pohon yang telah ditanam dan mengadakan kegiatan serupa secara berkala untuk terus mendukung gerakan penghijauan.

Jumat, 19 Januari 2024

Kegiatan Jumat Bersih di Sekolah

Dalam rangka mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap mengadakan kegiatan Jumat Karakter yang dirangkaikan dengan program Jumat Bersih, pada Jumat (19/01). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah dengan penuh semangat kebersamaan. Rangkaian Kegiatannya dimulai pukul 07.30 WIB dengan apel pagi di lapangan sekolah. Kepala sekolah, Bapak Suhaimi, M.Pd., memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta, menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari pembentukan karakter disiplin dan peduli lingkungan. Setelah apel, siswa dibagi ke dalam kelompok berdasarkan kelas untuk membersihkan area yang telah ditentukan yaitu, siswa kelas 7 ditugaskan membersihkan taman depan sekolah dan halaman parkir dan kemudian kelas 8 membersihkan ruang kelas, koridor, dan perpustakaan, dan siswa kelas 9 ditugaskan membersihkan area kantin, lapangan olahraga, serta selokan di sekitar gerbang sekolah.

Siswa membawa perlengkapan seperti sapu, pengki, kain lap, dan kantong sampah dari rumah. Selain itu, sekolah juga menyediakan alat tambahan seperti alat pemotong rumput, cangkul dan tempat sampah besar untuk mengangkut sampah organik dan anorganik.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, seperti Gotong Royong dimana disini siswa bekerja sama membersihkan dan merapikan lingkungan. Untuk nilai kedisiplinan, siswa mengikuti arahan dengan tertib dan menyelesaikan tugas dengan tanggung jawab. Adanya rasa Cinta Lingkungan untuk menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup.

Antusiasme para peserta dalam kegiatan ini salah satu siswa kelas 8, Romi, menyatakan, “Jumat Bersih ini seru karena kami bisa bekerja sama dengan teman-teman. Sekolah jadi terlihat lebih bersih, dan kami jadi sadar pentingnya menjaga lingkungan.” Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Anita Devie Puspitasari, SE., menambahkan, “Jumat Karakter menjadi momen penting bagi siswa untuk tidak hanya belajar akademik, tetapi juga membangun karakter positif yang akan bermanfaat bagi masa depan mereka.”

Setelah kegiatan selesai, sekolah terlihat lebih bersih dan asri. Sampah yang terkumpul dipilah antara sampah organik dan anorganik untuk didaur ulang. Sebagai tindak lanjut, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap akan menjadikan kegiatan Jumat Bersih sebagai agenda rutin bulanan. Selain itu, sekolah berencana mengadakan lomba kebersihan antar-kelas untuk meningkatkan semangat siswa menjaga lingkungan.

Dengan semangat gotong royong dan nilai-nilai karakter, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk mendukung proses belajar mengajar.