Tampilkan postingan dengan label Inovasi Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inovasi Sekolah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Oktober 2025

Kegiatan Sosialisasi Inovasi Gempita

SMP Negeri 3 Songgon melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Inovasi GEMPITA (Gerakan Pilah Sampah Berkelanjutan) di SD Negeri 1 Bedewang sebagai upaya pendidikan lingkungan hidup dan penanaman budaya pilah sampah sejak dini. Kegiatan diselenggarakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025 bertempat di aula/lapangan sekolah, dengan peserta siswa kelas 5 dan 6 serta guru dan tenaga kependidikan SD Negeri 1 Bedewang.

Program GEMPITA merupakan inovasi sekolah untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah yang masih umum dilakukan melalui sistem kumpul–angkut–buang. Melalui inovasi ini, SMP Negeri 3 Songgon memperkenalkan paradigma baru pemilahan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan sistem Tri-Wadah, yaitu tempat sampah terpilah berwarna hijau (organik), kuning (anorganik), dan merah (residu).

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan disampaikan oleh Tim GEMPITA SMP Negeri 3 Songgon, terdiri dari perwakilan guru dan siswa. Sosialisasi dilakukan dalam tiga tahapan utama:


Sesi Teori dan Pengenalan Program

  • Penjelasan definisi sampah, dampak sampah bagi lingkungan, serta strategi pemilahan.
  • Pengenalan Tri-Wadah, Bank Sampah Mini, dan maskot GEMPITA sebagai media edukatif.
  • Siswa diberi gambaran teknis bagaimana pemilahan sampah dapat menghasilkan manfaat ekonomis dan lingkungan.

Sesi Praktik Interaktif

  • Siswa praktik memilah sampah secara langsung menggunakan contoh sampah nyata.
  • Tim GEMPITA memberikan koreksi dan pendampingan sehingga siswa dapat mempelajari pemilahan secara benar.
  • Pembelajaran diselingi yel-yel edukatif agar lebih menarik bagi siswa SD.

Tanya Jawab dan Media Edukasi

  • Siswa diberikan kesempatan bertanya terkait jenis sampah yang sering membingungkan.
  • Dibagikan poster dan stiker panduan pemilahan untuk ditempel di ruang kelas.
  • Peserta yang aktif mendapat reward sebagai bentuk apresiasi.

Hasil Kegiatan

Berdasarkan observasi, kegiatan berjalan lancar dan memperoleh antusiasme tinggi dari siswa. Sekitar 80% siswa menunjukkan pemahaman yang benar dalam mengenali jenis sampah organik dan anorganik. Selain itu, pihak SD Negeri 1 Bedewang menyatakan komitmen untuk mulai menerapkan sistem Tri-Wadah sebagai bagian awal gerakan peduli lingkungan di sekolah.

Rekomendasi & Tindak Lanjut

SMP Negeri 3 Songgon menyarankan:

  • SD Negeri 1 Bedewang menyiapkan minimal lima set tempat sampah Tri-Wadah di titik strategis seperti kelas, halaman, dan kantin.
  • Pembentukan tim pelaksana internal sebagai penggerak.
  • Pelaksanaan mentoring lanjutan selama 4–8 minggu serta monitoring progres melalui formulir pelaporan sederhana.

    Penutup

    Kegiatan sosialisasi GEMPITA berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pemilahan sampah dan kontribusi mereka dalam menjaga lingkungan. Melalui edukasi yang terstruktur dan praktik langsung, diharapkan gerakan ini menjadi kebiasaan baru di SD Negeri 1 Bedewang dan menguatkan jejaring pendidikan lingkungan antara kedua sekolah.

    Laporan ini menjadi dokumentasi resmi bagi program unggulan SMP Negeri 3 Songgon dalam menciptakan ekosistem sekolah yang peduli lingkungan, berkarakter, dan berkelanjutan.


    Dokumentasi Kegiatan


    Perizinan kepada Kepala Sekolah SD Negeri 1 Bedewang terkait dengan diadakanya Sosialisasi 
    GEMPITA (Gerakan Pilah Sampah Berkelanjutan) 


    Memberikan reward atau hadiah kepada peserta didik yang berani menjawab pertanyaan 
    dan kepada siswa yang aktif saat berinteraksi dengan pemateri yang sudah diberikan oleh tim.

    Memperkenalkan anggota Green Team dan Bapak Ibu Guru kepada peserta SDN 1 Bedewang 
    untuk melaksanakan kegiatan Sosialisasi GEMPITA (Gerakan Pilah Sampah Berkelanjutan) 

    Mensosialisasikan tentang program Inovasi Gempita (Gerakan Pilah Sampah Berkelanjutan) terhdap peserta serta pentinya dalam pemilihan sampah dalam linkungan sekitar



    Penyampaian jenis-jenis tempat sampah kepada peserta diantara tempat sampah organi, an-organik 
    dan residu oleh anggota green team. 
    Bertujuan agar peserta didik mampu mengidentifakasi membuang sampah padan jenis tempat sampah 
    yang sudah dikategorikan menurut jenisnya.

    Green team membawa beragam contoh sampah nyata. Siswa SD diminta maju ke depan untuk memilah dan memasukkan sampah ke dalam Tri-Wadah yang telah disiapkan.

    Mengedukasi peserta tentang pemanfaatan limbah sampah yaitu ricycle, reduce, reuse. 
    Green team membawa contoh yaitu bunga yang terbuat dari botol bekas, 
    dengan barang bekas menjadi barang yang bernilai indah.

    ***

    Sabtu, 09 Maret 2024

    Kegiatan Pameran Minuman "Detox Herbal" Hasil Tanaman Obat Sekolah

    Pada ini Sabtu, tanggal 9 Maret 2024, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap menggelar pameran bertemakan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) dengan fokus pada inovasi minuman herbal yang mereka beri label "Detox Herbal" hasil dari tanaman obat yang ada di lingkungan sekolah. Pameran ini diselenggarakan oleh Kader Pokja (Kelompok Kerja) PRLH sekolah, yang bertujuan untuk mengedukasi warga sekolah tentang pentingnya pola hidup sehat dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan tanaman obat lokal sebagai bahan baku produk yang bermanfaat.

    Tujuan Kegiatan:

    1. Edukasi tentang Perilaku Ramah Lingkungan Hidup: Mengedukasi warga sekolah mengenai cara-cara hidup ramah lingkungan, khususnya dengan memanfaatkan tanaman obat untuk produk kesehatan seperti minuman detox.
    2. Promosi Program PRLH: Mempromosikan hasil kerja Kader Pokja PRLH dalam mengolah tanaman obat menjadi produk yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.
    3. Meningkatkan Kesadaran Lingkungan: Mengajak warga sekolah untuk lebih peduli terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam dan memanfaatkan tanaman obat sebagai sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dengan bijak.

    Pada kesempatan ini juga ada sosialisasi proses pembuatan minuman Detox Herbal ini, dimana siswa-siswi Kader Pokja PRLH menjelaskan langkah-langkah pembuatan minuman detox herbal dengan menggunakan bahan-bahan alami yang tumbuh di kebun sekolah. Tanaman yang digunakan antara lain daun sereh, lengkuas, kunyit, jahe, dan daun binahong. Setiap tanaman memiliki manfaat kesehatan yang berbeda, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, hingga detoksifikasi tubuh. Para siswa juga menjelaskan pentingnya memilih bahan alami yang tidak hanya sehat tetapi juga ramah lingkungan, tanpa bahan kimia berbahaya.

    Rangkaian Aktivitas Pameran:

    1. Stasiun Tanaman Obat: Di bagian ini, para siswa memperkenalkan berbagai jenis tanaman obat yang digunakan untuk membuat minuman detox. Mereka menjelaskan manfaat dari setiap tanaman tersebut, serta cara menanam dan merawatnya dengan cara yang ramah lingkungan. Pengunjung dapat melihat langsung tanaman-tanaman ini yang ditanam di kebun sekolah.

    2. Demonstrasi Pembuatan Minuman Detox: Para siswa mendemonstrasikan proses pembuatan minuman detox herbal dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat di sekitar sekolah. Mereka mengajarkan cara meracik bahan herbal menjadi minuman yang segar dan menyehatkan, sekaligus mengedukasi tentang menggunakan wadah alami.

    3. Sesi Cicipi Minuman Detox: Pengunjung diberi kesempatan untuk mencicipi minuman detox yang telah disiapkan oleh siswa. Mereka dapat merasakan manfaat dari minuman yang terbuat dari tanaman obat alami dan memberikan feedback mengenai rasa serta manfaat kesehatan yang dirasakan.

    Respon dari para warga sekolah tentang kegiatan pameran ini mendapatkan sambutan hangat dari seluruh warga sekolah, termasuk siswa, dan guru. Mereka mengapresiasi kreativitas siswa dalam mengolah tanaman obat menjadi produk yang tidak hanya berguna bagi kesehatan tetapi juga ramah lingkungan. Banyak yang merasa terinspirasi untuk mengadopsi perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menanam tanaman obat dan membuat minuman sehat dirumah.

    Pameran ini berhasil mencapai tujuannya untuk mengedukasi warga sekolah tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan dan kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, warga sekolah semakin memahami bagaimana tanaman obat bisa dimanfaatkan secara bijak dan ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan konsep perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, yang dapat diterapkan dalam keluarga dan masyarakat luas.

    Momen sesi foto bersama bersama kader pokja PRLH
    Pasca kegiatan 

    Penanggung Jawab Pada Kegiatan ini :

    • Kader Pokja PRLH SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap
    • Guru Pembimbing Program PRLH
    • OSIS Lasempega
    • Siswa-Siswi Kelas VII, VIII, dan IX

    Dengan adanya pameran ini, diharapkan siswa dan seluruh warga sekolah dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan semakin memahami pentingnya mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Ke depannya, diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan sebagai upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.

    Kamis, 22 Juni 2023

    Rapat Koordinasi Inovasi Pendidikan tahun 2023

    Dalam rangka peningkatan inovasi pendidikan di Tingkat Satuan Pendidikan, dengan ini SMP Negeri 3 Songgon mendelegasikan perwakilan salah satu guru penanggung jawab inovasi sekolah untuk turut aktiv menghadiri agenda tersebut. 

    Kegiatan acara yang berlansung di Aula SMP Negeri 1 Giri itu diikuti sejumlah 100 peserta dari lembaga pendidikan untuk jenjang SMP baik dari Negeri dan Swasta se-Kabupaten Banyuwangi yang dihadiri pula oleh pejabat terkait dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.






     

    Sabtu, 27 Mei 2023

    E-TRACER ALUMNI

     


    Dalam rangka menjalin hubungan yang baik antara keluarga besar lembaga SMP Negeri 3 Songgon yang tercinta dan segenap para alumi antar lulusan dari beberapa angkatan maka, kami dari bidang kehumasan mengharap bantuannya untuk dapat berpartisipasi secara administratif untuk dapat bergabung pada layanan kami dengan cara mengunjungi dasboard E-TRACER ALUMNI dan mengisi formulir pada tautan yang telah disediakan di bawah ini :




     Demikian informasi ini kami sampaikan terima kasih atas kerjasamanya, semoga kebersamaan ini bisa terus terjalin dan semoga kesuksesan dan keberkahan selalui menyertai para alumni sekalian

    ***

    E-Tracer Study 2023

    Dalam rangka upaya lembaga untuk meningkatkan segi pelayanan publik utamanya dibidang pendidikan, kami dari bidang kehumasan telah merilis E-TRACER STUDY yaitu Survei berbasis online terhadap Kepuasan Pemangku Kepentingan, Wali Murid, Tokoh/Masyarakat dan serta Stakeholder Terhadap Persepsi Kualitas Layanan Pendidikan dan Mutu Kelulusan di SMP Negeri 3 Songgon. Data ini nantinya akan di pergunakan sebagai bahan evaluasi mutu sekolah dalam memperbaiki pelayanan pendidikan.



    Silahkan klik link dibawah ini atau dapat lansung mengisi formulir yang telah tersedia :

    https://bit.ly/EtracerStudyLasempega


    atau lansung mengisi formulir elekronik dibawah ini :


    Demikian informasi ini kami sampaikan terima kasih atas partisipasinya.

    ***

    Senin, 15 Mei 2023

    Pembiasan Fasilitasi Pendidikan dalam Kontek Banyuwangi Rebound

    Menutup kegiatan sekolah hari ini diisi dengan agenda rapat koordinasi pembinaan kepala sekolah dan pembiasan fasilitasi pendidikan dalam kontek Banyuwangi Rebound oleh Dra. Endah Retnowati,  dimana beliau adalah salah satu guru yang membidangi inovasi pendidikan di SMP Negeri 3 Songgon.


    Kamis, 11 Mei 2023

    Fasilitasi Ekosistem Pendidikan dalam Konteks Banyuwangi Rebound

    Menindaklanjuti Surat Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, tanggal 8 Mei 2023, Nomor : 005/4506/ 429.101/2023, perihal undangan, bahwasanya pada hari ini, Kamis tanggal 11 Mei 2023 satuan kerja SMP Negeri 3 Songgon menghadirkan guru yang membidangi Inovasi Pendidikan di sekolah guna pelaksanaan kegiatan Fasilitasi Ekosistem Pendidikan dalam Konteks Banyuwangi Rebound Tahun 2023.



    Kegiatan berlansung di Aula SMK 17 Agustus 1945 Cluring Banyuwangi, Jl. Karangrejo No 10 Cluring Banyuwangi yang rencananya akan dimulai pada pukul 07.00 dengan prosesi registrasi dan pembukaan serta dijadwalkan akan berakhir pada pukul 16.00 WIB. 


    Sejumlah pejabat dinas terkait dari Dispendik dan Bapeda nampak hadir dalam kesempatan ini dan sesuai undangan kegiatan ini akan diikuti sejumlah 150 peserta dari lembaga pendidikan jenjang SMP baik negeri dan swasta se-kabupaten Banyuwangi.




     

    Sabtu, 08 April 2023

    Updating E-Teaching Lasempega


     Salam Guru Hebat! 

    Selamat datang di laman E-Teaching Lasempega
    Ini adalah formulir elektronik berbasis Google Form yang berisi tentang 
    Laporan Agenda Kegiatan Harian Guru dan Pegawai di satuan kerja 
    SMP Negeri 3 Songgon.


    Silahkan melakukan pengisian data sesuai item yang disediakan sebagai laporan kegiatan anda sehari-hari

    Rabu, 08 Maret 2023

    E-Teaching Lasempega

     


    Salam Guru Hebat! 
    Selamat datang di laman E-Teaching Lasempega
    Ini adalah formulir elektronik berbasis Google Form yang berisi tentang Laporan Agenda Kegiatan Harian Guru dan Pegawai di satuan kerja SMP Negeri 3 Songgon.

    Silahkan melakukan pengisian data sesuai item yang disediakan sebagai laporan kegiatan anda sehari-hari !




    Sabtu, 29 Oktober 2022

    Pelatihan Pembuatan Karya Inovatif dan Publikasi Pembelajaran Guru SMP

     

    Review Pelatihan Pembuatan Karya Inovatif dan Publikasi Pembelajaran Guru SMP tahun 2022 yang diselenggarakan pada hari Sabtu Tanggal 29 Oktober 2022 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.



    Kamis, 21 Juli 2022

    SAMBER KAPATARU INOVASI SEKOLAH

     

    SAMBER KAPATARU

     LATAR BELAKANG INOVASI
    Lembaga SMP Negeri 3 Songgon adalah tempat belajar yang jumlah peserta didiknya minim. Sehingga membutuhkan upaya-upaya khusus untuk menjalin kedekatan komunikasi kepada masyarakat, dalam rangka ikut mewujudkan pendidikan dasar. Kondisi tersebut menjadi indikasi untuk segera melakukan terobosan fisik maupun non fisik. 
    Upaya yang di lakukan adalah :
    1. Dengan mengoptimalkan fungsi guru, karyawan, peserta didik, wali murid, masyarakat sebagai reporter untuk mendapat informasi.
    2. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah, agar tercipta kenyamanan
    3. Pemenuhan sarana prasarana belajar yang efektif dan efisien
    4. Mengoptimalkan kreatifitas serta inovasi agar tercipta iklim yang menyenangkan dalam proses pembelajaran yang memerdekakan.

    Penjaringan ide melalui rapat koordinasi dengan :
    1. Kepala Desa setempat beserta perangkatnya
    2. Pengawas Pendidikan Korwil setempat
    3. Dinas Pendidikan Kabupaten banyuwangi

    Berdasarkan rapat Tim Inovasi untuk penjaringan peserta didik baru tahun pelajaran 2021/2022
    Proses pengrekrutan peserta didik baru harus menggunakan mekanisme menjemput bola, dengan cara melakukan kunjungan langsung ke tempat masyarakat atau dimana tempat tinggal peserta didik berada, melalui petunjuk berupa Informasi, data peserta didik kelas 6 pada SD sasaran.

    INISIATOR INOVASI SEKOLAH adalah SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap

    JENIS INOVASI : Manual, Digital

    BENTUK INOVASI : 
    Para guru, karyawan melakukan kunjungan dan menjemput secara langsung ke rumahrumah masyarakat (door to door) yang mempunyai putra, putri lulusan SD, beserta segala kondisi ekonomi dan keterbatasanya. Dengan cara memotivasi mereka dan membantu memfasilitasi agar dapat menikmati pendidikan dasar yaitu dengan bergabung bersama belajar di SMP Negeri 3 Songgon.

    Pengembangan Inovasi SAMBER KAPATARU melalui beberapa tahapan yaitu :
    a. Perencanaan di mulai dari rapat Sekolah tentang pembentukan panitia PPDB tahun pelajaran 2021/2022, pada tanggal Januari 2021 bertempat di SMP Negeri 3 Songgon
    *Evaluasi hasil perolehan penjaringan peserta didik baru pada tahun pelajaran 2020/2021, mengidentifikasi masalah dengan cara mengolah semua informasi yang masuk ke sekolah, pada minggu pertama bulan Januari 2021.
    *Rapat Penjaringan Ide,serta perumusannya, menentukan skala prioritas lokasi daerah SD sasaran, diadakan pada minggu ke 2 bulan Januari 2021.
    b. Melakukan uji coba dengan cara home visit (berkunjung ke rumah peserta didik baru) yang berasal dari SD lokasi terdekat. Monitoring Evaluasi hasil home visit yang dilaksanakan pada minggu ke-2 bulan Januari 2021
    c. Penerapan Inovasi
    Kunjungan secara berkala dan terjadwal untuk semua guru dan karyawan SMP Negeri 3 Songgon ke rumah peserta didik kelas 6 (enam) semua SD sasaran, di lakukan pada saat tidak ada jadwal mengajar. Untuk menuju lokasi sasaran menggunakan armada sekolah maupun motor personal.

    9. RANCANG BANGUN INOVASI DAN POKOK PERUBAHAN YANG DILAKUKAN
    Berdasarkan Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dan
    Peraturan pemerintah Nomor.19 tahun 2005, tentang standar nasional pendidikan.Serta
    peraturan pemerintah nomor.48 tahun 2008 tentang pendanaan pendidikan. Pendidikan dasar adalah hak setiap anak bangsa untuk berkesempatan mengenyam pendidikan mulai dari Sekolah Dasar 6 tahun di lanjutkan jenjang menengah SMP selama 3 tahun. SMP Negeri 3 Songgon pada tahun pelajaran 2020/2021 telah melakukan terobosan dalam proses pengrekrutan peserta didik baru. Mekanisme penjemputan peserta didik baru ke rumah-rumah secara terjadwal oleh semua dewan guru dan karyawan SMP Negeri 3 Songgon, dengan memberikan tali asih berupa tas tangan berlogo sekolah. Penawaran fasilitas armada sekolah antar jemput peserta didik yang di tinggal orang tua bekerja serta tidak mempunyai sarana transportasi. Proses tersebut sangat membantu wali murid yang keterbatasan waktu dan fasilitas untuk mendaftar secara langsung ke Lokasi Sekolah. Semua Upaya di maksudkan untuk mendapatkan jumlah peserta didik lebih banyak dari tahun pelajaran sebelumnya.

    Tujuan Samber Kapataru adalah :
    1. Sosialisasi program-program sekolah
    2. Menumbuh kembangkan budaya positif di sekolah
    3. Mendapatkan murid dengan mekanismen menjemput bola,agar terpenuhi jumlah peserta didik sesuai pagu nyang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan.

    Penambahan jumlah peserta didik baru di SMP Negeri 3 songgon, berjumlah 29 siswa dari tahun pelajaran 2020/2021 menjadi 52 siswa di tahun pelajaran 2021/2022.

    Senin, 18 Juli 2022

    Menghadiri Koordinasi Inovasi Pendidikan

    Menindaklanjuti surat Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Nomor 005/ 4777 /429.101/2022 tertanggal 15 Juli 2022 perihal undangan dengan berdasar pada surat Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor: 050/1070/429.201/2022 Perihal Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2022. Maka pada hari ini sekolah menugaskan Tim Penanggung Jawab Inovasi Sekolah untuk menghadiri agenda Rapat Dinas bertempat di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi yang bertajuk acara Koordinasi Inovasi Pendidikan yang dilaksanakan satuan pendidikan dalam rangka menyamakan persepsi terkait dengan indikator penilaian inovasi di Kabupaten Banyuwangi.


    Kegiatan ini di ikuti oleh 183 lembaga diantaranya pendidikan mulai dari KB, Pendidikan Usia Dini, TK, SD dan SMP negeri dan swasta se- Kabupaten Banyuwangi yang acaranya terbagi dari 2 sesi hari yang berbeda.

    Jumat, 15 Juli 2022

    Deklarasi Sekolah Bebas Bullying SMP Negeri 3 Songgon

    Deklarasi Sekolah Bebas Bullying SMP Negeri 3 Songgon yang biasa di dengungkan oleh semua siswa pada momen pembiasaan apel pagi sebelum memulai kegiatan KBM di kelas. Diharapkan dari hal tersebut bisa membudaya dan tertanam sikap berkarakter siswa sesuai dengan nilai-nilai yang selalu disuarakan di setiap harinya selama disekolah.

    Berikut bunyi butir-butir Deklarasi Sekolah Bebas Bullying SMP Negeri 3 Songgon


    Deklarasi Sekolah Bebas Bullying


    Kami siswa dan siswi SMP Negeri 3 Songgon siap :

    1. Menghormati guru dan teman di sekolah
    2. Menghilangkan bullying di sekolah
    3. Berteman dengan siapa saja
    4. Tidak menindas teman
    5. Tidak takut membela teman yang di bully
    6. Tidak memusuhi teman, memalak teman, mengejek teman, serta berperilaku negatif lainnya


    Songgon, 15 Juli 2022

    Ttd.

    Kesiswaan



    Jumat, 17 Juni 2022

    Menggali Potensi Siswa

    Sosok beliau yang sangat sederhana, pendiam, dan tertutup beda dengan siswa-siswi yang lainnya menjadikan inspirasi bagaimana kiranya dapat menggali kelebihan dan keahliannya yang terpendam. 
    Setiap individu anak pastinya memiliki bakat yang bisa saja tersalurkan ataupun tidak karena suatu keadaan dan kondisi sosial tertentu. Pendidikan melalui pendekatan dan pembimbingan yang lebih personal akhirnya terwujudlah potensi tersebut dengan dihasilkannya sebuah karya.

    Jumat, 03 Juni 2022

    Seni Mural

            Kegiatan siswa yang perlu dikembangkan saat ini salah satunya yakni seni melukis Mural. Seni ini memang harus mulai di perkenalkan ke anak-anak seiring perkembangan jaman yang berdampak adanya krisis moral yang di alami anak muda di era milenial sekarang ini. SMP Negeri 3 songgon dengan segenap Inovasi Sekolahnya selalu mencoba hal yang baru dan beda demi perkembangan pendidikan bagi siswanya. 

           Beliau Ibu Dra. Endah Retnowati salah satu praktisi pendidik yang telah mencoba tulus ikhlas disela beban wajibnya sebagai pengampu dibidang Ilmu Pengetahuan Alam namun bersedia membimbing siswanya dengan hal baru yang sebenarnya tidak pernah beliau bidangi sebelumnya. Namun ilmu tidak terbatas adanya, siapa yang mau belajar maka akan bertambah wawasan sudah saatnya seorang guru harus memiliki multi talenta dan idealnya antara guru dan siswapun sebetulnya bisa menjadi mitra yang baik untuk berkolaborasi dan ber eksplorasi demi terciptanya nuansa belajar dan mengajar yang harmoni.

            Dengan belajar sesuai potensinya maka nuansanya akan lebih menyenangkan dan ilmu juga lebih mudah terserap karena siswa bebas meng eksplorasi keahliannya sesuai bidangnya masing-masing. Dan seni lukis mural ini bisa menjadi salah satu pilihan sebagai bentuk espresi siswa untuk mewujudkan imajinasinya dalam bentuk karya seni di antaranya dengan secara nyata menggeluti karya seni mural ini.



    Senin, 25 April 2022

    Inovasi SMPN 3 SONGGON 2022


    Inovasi pembelajaran yang sedang dikembangkan di SMPN 3 Songgon kali ini adalah suatu karya dalam bentuk produk yang diberi nama Alat Deteksi Gempa Sederhana

    Mulai dari proses pembuatan hingga selesainya produk ini yang notabene berasal dari pemanfaatan bahan bekas dengan melalui pengolahan dan di desain sedemikian rupa nantinya akan sekaligus menjadi proses pembelajaran oleh siswa itu sendiri yang selanjutnya jadilah bentuk alat peraga ini, dimana kemudian dimanfaatkan siswa peserta didik dalam menunjang belajar lintas bidang studi, yaitu IPA, IPS, Matematika, dan Bahasa.

    Semoga kedepan akan lebih semangat dan ada beberapa inovasi yang lebih baik lagi.


    Suport by : 

    Dra. Endah Retnowati ( Guru Mata Pelajaran IPA), Dewan guru, dan siswa-siswi SMPN 3 Songgon.