Tampilkan postingan dengan label Sekardadu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekardadu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 September 2024

Kegiatan SEKARDADU Bersama Kosda Wilayah Singojuruh

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, khususnya daerah aliran sungai, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap mengadakan Gerakan SEKARDADU (Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai). Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk siswa Kader Pokja, Tim rombongan dari Koordinator Sumber Daya Air Wilayah Singojuruh, Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi. Gerakan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan sungai, mencegah pencemaran, dan mendukung penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan acara diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap, Bapak Suhaimi, M.Pd, yang menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai. Beliau juga mengapresiasi sinergi antara pihak sekolah, siswa, masyarakat, dan Tim Kosda Wilayah Singojuruh dalam mendukung gerakan ini. Perwakilan Kosda, Ibu Suwarsini, memberikan arahan mengenai pentingnya menjaga sungai sebagai sumber daya vital bagi masyarakat. Beliau juga mengajak semua peserta untuk bersama-sama menjadikan daerah aliran sungai sebagai prioritas pelestarian lingkungan. Setelah pembukaan, peserta bergerak menuju lokasi sepanjang daerah aliran sungai yang menjadi fokus kegiatan.


Beberapa aktivitas utama yang dilakukan diantaranya, Pembersihan Sampah di daerah aliran sungai dimana Siswa Kader Pokja bersama warga dan Tim Kosda memungut sampah di sepanjang aliran sungai, memisahkan sampah organik dan anorganik untuk didaur ulang. Selanjutnya kegiatan Penanaman Pohon di Bantaran Sungai yaitu Penanaman vegetasi pelindung seperti tanaman keras dan lainnya untuk mencegah erosi dan memperbaiki ekosistem di sekitar daerah aliran sungai. Kemudian Normalisasi Aliran Sungai dengan membersihkan gulma dan hambatan lain yang mengganggu aliran air sungai.


Beberapa edukasi tentang Pengelolaan Sumber Daya Air dari Tim Kosda diberikan berupa penyuluhan singkat kepada siswa dan masyarakat mengenai beberapa hal diantaranya, Peran sungai dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya terhadap ketahanan air serta dampak buruk pencemaran sungai terhadap kesehatan dan lingkungan. Selanjutnya pengetahuan tentang langkah-langkah sederhana untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan daerah aliran sungai, dimana pada sesi ini berlangsung interaktif, dengan siswa dan warga aktif bertanya serta berbagi pengalaman mengenai kondisi daerah aliran sungaidi sekitar tempat tinggal mereka.
Harapan kegiatan ini membawa dampak dan manfaat positif, tentang kebersihan daerah aliran sungai dapat terjaga dari sampah yang sebelumnya menumpuk di sekitar sungai berhasil dibersihkan, menjadikan lingkungan lebih asri dan sehat. Kemudian ada peningkatan Kesadaran Lingkungan, dimana peserta memahami pentingnya menjaga keberlanjutan daerah aliran sungai untuk kelangsungan hidup manusia dan ekosistem. dan yang utama tentu saja terjalinnya kolaborasi yang erat antara Sekolah dan Instansi Pemerintah sebagai wujudnya yaitu kegiatan ini memperkuat hubungan antara SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap dengan Koordinator Sumber Daya Air Wilayah Singojuruh, Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi, membuka peluang untuk kerjasama di masa mendatang.


Gerakan SEKARDADU oleh Kader Pokja SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap menjadi salah satu langkah penting dalam pelestarian lingkungan, khususnya pengelolaan daerah aliran sungai. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem sungai dan lingkungan sekitar.
Sebagai tindak lanjut, sekolah berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi daerah aliran sungai dan menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala. Dengan demikian, semangat menjaga lingkungan dapat terus hidup dan menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Jumat, 24 November 2023

Gerakan Aksi Sekardadu dalam Kegiatan Kepramukaan Brahmastra Scout

Pada hari ini, Jumat 24 November 2023, Brahmastra Scout mengadakan kegiatan "Gerakan Aksi Sekardadu" sebagai bagian dari upaya penerapan Prinsip Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di tengah masyarakat sekitar. Acara yang berlangsung di Sungai Toban Dusun Krajan Bedewang tak jauh dari sekolah ini melibatkan beberapa anggota Kader Kelompok Kerja (Pokja) sebagai mitra kolaborasi strategis dalam mendukung pelestarian lingkungan.



Gerakan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penerapan prinsip ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kesadaran generasi muda, khususnya anggota pramuka, terhadap tanggung jawab menjaga lingkungan, serta memfasilitasi aksi nyata yang berdampak positif pada lingkungan sekitar. 
Kegiatan berlangsung dalam beberapa tahap, meliputi, Edukasi Lingkungan Hidup, dimana peserta, yang terdiri dari anggota pramuka, masyarakat umum, dan kader Pokja, mengikuti sesi edukasi terkait pengelolaan sampah, daur ulang, dan pemanfaatan limbah organik. Materi ini disampaikan oleh para narasumber berkompeten di bidang lingkungan hidup. Selanjutnya Aksi Bersih Lingkungan yang disitu para peserta melakukan aksi bersih lingkungan dengan memungut sampah di area sekitar lokasi kegiatan. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah berdasarkan jenisnya untuk memastikan pengelolaan yang tepat. Kemudian dilanjutkan dengan Penanaman Pohon dan Penghijauan sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan, dilakukan kegiatan penanaman pohon di lahan yang telah disediakan. Kader Pokja turut serta dalam memberikan panduan teknis agar tanaman dapat tumbuh optimal. Dan yang terakhir adalah Workshop Daur Ulang, dimana workshop ini mengajarkan cara kreatif memanfaatkan sampah menjadi barang bernilai guna, seperti tas dari plastik bekas dan kompos dari sisa makanan.

Terjalinnya kolaborasi dengan Kader Pokja, yang bahwasanya Kader Pokja memainkan peran penting dalam memastikan keberlanjutan program ini. Dengan pengalaman dan jaringan mereka di masyarakat, kegiatan ini berhasil menjangkau lebih banyak peserta dan menciptakan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh komunitas sekitar.Tanggapan Peserta tentang Dampak Kegiatan dari aksi gerakan ini, seorang peserta, Bapak Dolah, menyatakan, "Kegiatan ini sangat inspiratif. Saya jadi lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan merasa termotivasi untuk memulai dari hal kecil di rumah." Dampak kegiatan ini tidak hanya terlihat dari kebersihan lingkungan, tetapi juga peningkatan partisipasi masyarakat dalam program ramah lingkungan yang berkelanjutan. 

Melalui Gerakan Aksi Sekardadu ini, Brahmastra Scout berharap dapat terus mendorong perubahan positif di masyarakat. Program serupa direncanakan untuk digelar secara berkala dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Dengan kolaborasi antara Brahmastra Scout, Kader Pokja, dan masyarakat, langkah kecil menuju lingkungan yang lebih baik kini semakin dekat untuk diwujudkan.