Kamis, 30 April 2026

LATIHAN GABUNGAN KUNTULAN EWONAN

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi mengeluarkan surat permohonan dispensasi/izin tertanggal
28 April 2026 dengan nomor 400.3.5/3093/429.101/2026 terkait penyelenggaraan upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2026 serta pagelaran “Kuntulan Ewon”. Surat ini ditujukan kepada Kepala SD dan SMP se-Kabupaten Banyuwangi untuk memberikan dispensasi kepada guru yang tercantum dalam daftar lampiran salah satunya  Bapak Abdul Salam, S. Pd agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Dispensasi ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan kegiatan Hardiknas dan pagelaran seni budaya daerah yang menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional. Para guru yang terlibat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam latihan gabungan, gladi, hingga pelaksanaan acara utama yang akan berlangsung di Taman Blambangan Banyuwangi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan latihan gabungan dan gladi kotor pada tanggal 29 hingga 30 April 2026 mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai. Selanjutnya, gladi bersih dijadwalkan pada tanggal 1 Mei 2026 pukul 13.00 WIB hingga selesai. Adapun pelaksanaan utama upacara dan pagelaran akan berlangsung pada tanggal 2 Mei 2026 mulai pukul 06.30 hingga 12.00 WIB.

Melalui surat dispensasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten

Banyuwangi berharap seluruh sekolah dapat memberikan dukungan penuh kepada guru yang ditugaskan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata partisipasi dunia pendidikan dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus melestarikan budaya daerah melalui pagelaran Kuntulan Ewon.



WORKSHOP IMPLEMENTASI 7 JURUS BK HEBAT

Workshop Berbagi Praktik Baik Implementasi 7 Jurus BK Hebat yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMP Kabupaten Banyuwangi dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini dihadiri oleh guru BK Bapak Bambang Setiawan, S. Pd yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB dan dihadiri oleh  para Guru Bimbingan dan Konseling (BK) se kabupaten Banyuwangi. 

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan
kapasitas dan kompetensi Guru BK dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang berkualitas, inovatif, dan berdampak positif bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman, strategi, serta praktik baik dalam mengimplementasikan 7 Jurus BK Hebat di lingkungan sekolah masing-masing. 

Selama workshop berlangsung, peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai inovasi layanan BK, mulai
dari penguatan layanan dasar, perencanaan individual, layanan responsif, dukungan sistem, hingga kolaborasi antara guru BK dengan wali kelas, guru mata pelajaran, orang tua, dan pihak terkait lainnya. Suasana workshop berlangsung interaktif dan penuh semangat karena setiap peserta dapat saling bertukar ide dan solusi dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan BK di sekolah.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat jejaring profesional antar Guru BK se-Kabupaten Banyuwangi sehingga tercipta sinergi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling. Dengan adanya workshop ini, diharapkan para Guru BK semakin termotivasi untuk menerapkan praktik-praktik terbaik dalam mendampingi peserta didik secara optimal.

Workshop Berbagi Praktik Baik Implementasi 7 Jurus BK Hebat ini menjadi langkah nyata dalam
mendukung peningkatan kualitas layanan BK di sekolah, sehingga peserta didik dapat memperoleh pendampingan yang lebih baik untuk perkembangan akademik, sosial, maupun karakter mereka.

Sabtu, 25 April 2026

PEMBAGIAN RAPORT SISIPAN TENGAH SEMESTER 2

Pembagian raport sisipan Tengah Semester 2 di SMP Negeri 3 Songgon dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026 dengan tertib dan lancar. Berbeda dengan pembagian raport akhir semester, pada kegiatan ini raport sisipan diberikan langsung kepada siswa tanpa mengundang orang tua atau wali murid.

Sejak pagi hari, seluruh siswa hadir di sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pembagian raport dilakukan di masing-masing kelas oleh wali kelas. Para siswa menerima raport sisipan sebagai bentuk laporan sementara atas hasil belajar mereka selama pertengahan Semester 2.

Dalam kesempatan tersebut, wali kelas juga memberikan arahan dan motivasi kepada siswa agar terus
meningkatkan semangat belajar, memperbaiki kekurangan, serta mempertahankan capaian yang sudah baik. Siswa juga diingatkan untuk menyampaikan hasil raport tersebut kepada orang tua di rumah sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan terhadap perkembangan belajar mereka.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran awal capaian akademik dan sikap siswa, sehingga mereka dapat melakukan evaluasi diri sebelum menghadapi penilaian akhir semester. Dengan adanya raport sisipan ini, diharapkan siswa lebih termotivasi untuk belajar lebih giat dan mencapai hasil yang optimal.

Secara keseluruhan, pelaksanaan pembagian raport sisipan Tengah Semester 2 di SMP Negeri 3 Songgon berjalan dengan baik, tertib, dan penuh tanggung jawab dari seluruh siswa.







Jumat, 24 April 2026

JUMAT CERDAS MENULIS TEGAK BERSAMBUNG

Kegiatan “Jumat Cerdas” yang dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 di SMP Negeri 3 Songgon berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme siswa. Pada kesempatan kali ini, kegiatan mengusung tema menulis halus dengan buku halus, yang bertujuan untuk melatih kerapian tulisan sekaligus meningkatkan keterampilan literasi peserta didik.

Kegiatan dipandu oleh guru Bahasa Indonesia, Ibu Aris Setyorini, S.Pd.,Bapak Abdul Haris Hairu, S.Kom dan Bapak Abdul Salam, S. Pd yang dengan sabar dan telaten membimbing siswa dalam teknik menulis yang baik dan benar. Beliau memberikan arahan mulai dari cara memegang alat tulis, posisi duduk yang tepat, hingga bagaimana membentuk huruf yang rapi, jelas, dan enak dibaca. Siswa tampak serius mengikuti setiap instruksi sambil mempraktikkan langsung di buku halus masing-masing.


Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dilatih untuk
memperindah tulisan tangan, tetapi juga diajak untuk lebih teliti, sabar, dan disiplin dalam belajar. Suasana kelas pun terasa kondusif, dengan siswa yang fokus dan berusaha menunjukkan hasil tulisan terbaik mereka.


Kegiatan “Jumat Cerdas” ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan positif dalam dunia literasi, khususnya dalam hal menulis, serta menjadi sarana penguatan karakter bagi siswa SMP Negeri 3 Songgon agar lebih rapi, tekun, dan bertanggung jawab dalam setiap proses pembelajaran.






GERAKAN SAPU JAGAD

Inovasi “Sapu Jagat” menjadi salah satu langkah kreatif yang diterapkan di SMP Negeri 3 Songgon dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Melalui program ini, seluruh siswa dilibatkan secara aktif untuk rutin menyapu halaman sekolah setiap hari. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab siswa yang sedang piket kelas, tetapi telah menjadi budaya bersama yang dilakukan secara gotong royong oleh seluruh warga sekolah.

Untuk mendukung kelancaran program, sekolah menyediakan sebanyak 140 buah sapu lidi yang dapat
digunakan oleh siswa secara bergantian. Dengan jumlah tersebut, kegiatan menyapu dapat dilakukan secara serentak sehingga halaman sekolah tetap bersih, rapi, dan nyaman digunakan untuk kegiatan belajar maupun aktivitas lainnya.


Inovasi ini lahir dari kondisi sekolah yang saat ini belum memiliki petugas kebersihan, setelah tenaga sebelumnya memasuki masa pensiun dan belum adanya pengganti. Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi hambatan, justru mendorong munculnya semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh siswa terhadap lingkungan sekolah.

Melalui “Sapu Jagat”, siswa tidak hanya belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga menumbuhkan nilai tanggung jawab, disiplin, serta rasa memiliki terhadap sekolah. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan sekaligus menciptakan suasana sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sesuai komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh diberbagai sektor termasuk kebersihan lingkungan nyaman setiap harinya



PEMBERIAN TTD PADA SISWA PUTRI

Kegiatan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) dari Puskesmas Kecamatan Songgon dilaksanakan setiap hari jumat pagi sebagai upaya menjaga kesehatan siswa, khususnya bagi siswi di SMP Negeri 3 Songgon. Program ini merupakan bentuk perhatian terhadap pencegahan anemia pada remaja putri yang dapat berdampak pada konsentrasi belajar dan kesehatan secara umum. Sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan, TTD ini wajib dikonsumsi secara rutin satu kali dalam seminggu.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib di lingkungan sekolah dengan pendampingan langsung dari
pihak UKS. Ibu Aris Setyorini, S. Pd selaku pembina UKS SMP Negeri 3 Songgon turut mengawal jalannya pemberian tablet tersebut, memastikan seluruh siswi menerima dan mengonsumsi TTD sesuai ketentuan. Beliau juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah serta manfaatnya bagi kesehatan, terutama dalam menjaga kadar hemoglobin agar tetap normal.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran siswi terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, serta mampu membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Program ini juga menjadi wujud sinergi antara sekolah dan puskesmas dalam mendukung kesehatan peserta didik secara berkelanjutan.







Kamis, 23 April 2026

RAPAT DINAS SOSIALISASI SPMB 2026

 Dalam rangka menindaklanjuti kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang
SMP Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi menggelar pertemuan yang dihadiri oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (operator) dari seluruh SMP Negeri se-Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.

Rapat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis sekaligus penyamaan persepsi terkait pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Para peserta yang hadir adalah Kepala Sekolah Bapak Suhaimi, S. Pd, M. Pd serta operator sekolah yang dihadiri oleh Bapak Abdul Haris Hairu, S. Kom yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sistem penerimaan murid baru di masing-masing satuan pendidikan.


Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penjelasan mengenai

mekanisme pelaksanaan SPMB, penggunaan sistem aplikasi, serta hal-hal teknis lain yang berkaitan dengan proses pendaftaran, seleksi, hingga pelaporan. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.

Sebagai penunjang kegiatan, seluruh peserta diimbau untuk membawa laptop, kabel jaringan (kabel LAN), serta paket data guna mendukung kelancaran praktik langsung selama sosialisasi.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh operator SMP
di Kabupaten Banyuwangi dapat melaksanakan proses SPMB secara optimal, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rabu, 22 April 2026

RAPAT DINAS MGMP PAI

 Rabu, 22 April 2026, kegiatan rapat dinas Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan
Agama Islam (PAI) Kabupaten Banyuwangi dilaksanakan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini bertempat di SMP Negeri 2 Banyuwangi dan dihadiri oleh para guru PAI dari berbagai sekolah.

Salah satu peserta yang hadir adalah guru PAI, Bapak Kholil Prastyo, S.Pd.I, yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah.

Rapat dinas MGMP PAI kali ini membahas beberapa agenda penting, di antaranya program dari Kementerian Agama bagi Guru PAI (GPAI), yang menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas dan pengembangan kompetensi guru. Selain itu, disampaikan pula informasi terkait pengelolaan data melalui EMIS PAI dan aplikasi SIAGA, yang menjadi sistem penting dalam pendataan serta administrasi guru PAI secara nasional.


Agenda berikutnya adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus MGMP PAI masa bakti 2023–2026. Dalam sesi ini, dipaparkan berbagai program kerja yang telah terlaksana, capaian yang diraih, serta evaluasi sebagai bahan perbaikan ke depan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus apresiasi atas dedikasi pengurus selama masa bakti.

Sebagai penutup, rapat juga membahas langkah strategis untuk menyukseskan kepengurusan MGMP PAI masa bakti 2026–2030. Harapannya, kepengurusan yang baru nantinya dapat membawa inovasi, memperkuat kolaborasi antar guru, serta meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di Kabupaten Banyuwangi.


    Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar guru PAI semakin kuat, serta mampu menjawab tantangan

pendidikan yang terus berkembang dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan profesionalisme.

RAPAT DINAS REKONSILIASI BOSP 2026

Rabu, 22 April 2026, kegiatan rapat dinas bendahara BOSP dalam rangka rekonsiliasi dana BOSP Tahun 2026 diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan ini dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di lokasi yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara.

Rapat ini dihadiri oleh para bendahara BOS dari berbagai satuan pendidikan, termasuk bendahara BOS SMPN 3 SONGGON, Ibu Dra. Endah Retnowati, yang turut berpartisipasi aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran beliau menjadi bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Acara rekonsiliasi ini bertujuan untuk menyelaraskan data laporan keuangan dana BOSP Tahun 2026 antara pihak sekolah dengan pemerintah daerah, sehingga tercipta kesesuaian data serta meminimalisasi potensi kesalahan dalam pelaporan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan bagi bendahara BOS dalam meningkatkan ketelitian dan kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan dana pendidikan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan arahan teknis serta pendampingan langsung terkait

proses rekonsiliasi, mulai dari pengecekan dokumen, pencocokan data, hingga penyelesaian perbedaan laporan yang ditemukan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk memperdalam pemahaman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan dana BOSP di masing-masing satuan pendidikan dapat semakin tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga mampu mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan. 


COOKING CLASS SESSION 2

 Kegiatan Cooking Class Session 2 dilaksanakan pada hari Rabu, 22 April 2026 sebagai bagian dari ujian praktik mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dikolaborasikan dengan Bahasa Inggris untuk siswa kelas IX B. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang interaktif, kreatif, dan penuh antusiasme dari para siswa.

Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya dituntut

untuk mampu mempraktikkan keterampilan memasak, tetapi juga mengaplikasikan materi teks prosedur yang telah dipelajari. Setiap kelompok menyusun langkah-langkah pembuatan makanan secara sistematis dalam Bahasa Indonesia, kemudian mempresentasikannya kembali dalam Bahasa Inggris. Hal ini bertujuan untuk melatih kemampuan literasi sekaligus komunikasi bilingual siswa.

Pada Session 2 ini, siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan baik dari segi kerapian penyajian, ketepatan langkah, maupun kepercayaan diri saat menjelaskan proses memasak. Berbagai menu sederhana namun kreatif berhasil diolah dengan baik oleh masing-masing kelompok.


Selama kegiatan berlangsung, guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris berperan aktif dalam membimbing, mengamati, serta melakukan penilaian terhadap aspek keterampilan, penggunaan bahasa, dan kerja sama tim. Kolaborasi ini memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan bagi siswa.


Melalui kegiatan Cooking Class ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami konsep teks prosedur
secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata, sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris secara praktis dan komunikatif.







Senin, 20 April 2026

RAPAT AGENDA RUTIN CURAH PENDAPAT


Rapat agenda rutin curah pendapat yang dilaksanakan setiap hari Senin kembali digelar dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Senin, 20 April 2026 dan dilaksanakan pada pukul 13.00–14.00 WIB, setelah seluruh siswa pulang sekolah. Momen ini dimanfaatkan secara optimal oleh para guru dan staf untuk berdiskusi secara fokus tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.

PRAKTEK MAPEL BINDO (BAHASA INGGRIS & BAHASA INDONESIA)


Kegiatan praktik pembelajaran kolaboratif antara mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di kelas IX A SMP Negeri 3 Songgon berlangsung dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan. Mengusung materi teks prosedur dengan tema memasak, kegiatan ini dirancang untuk mengasah keterampilan siswa dalam memahami, menyusun, serta mempraktikkan langkah-langkah secara runtut dan jelas, baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.

Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan


tugas untuk menentukan menu masakan sederhana yang akan dipraktikkan. Sebelum praktik dimulai, siswa terlebih dahulu menyusun teks prosedur dalam Bahasa Indonesia dengan memperhatikan struktur yang tepat, mulai dari tujuan, bahan, hingga langkah-langkah pembuatan. Selanjutnya, teks tersebut diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dengan bimbingan guru, sehingga siswa dapat memahami padanan kosakata serta penggunaan kalimat imperatif dalam kedua bahasa.

Kegiatan praktik memasak menjadi bagian yang paling dinanti. Dengan penuh antusias, siswa mengikuti setiap langkah yang telah mereka susun, sambil mempresentasikan prosesnya menggunakan Bahasa Inggris secara sederhana. Hal ini tidak hanya melatih kemampuan berbicara (speaking), tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa asing dalam konteks nyata.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, siswa tidak hanya belajar tentang teks prosedur secara teoritis, tetapi juga mengaplikasikannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kerja sama tim, kreativitas, serta kemampuan komunikasi siswa turut berkembang dengan baik. Pembelajaran pun menjadi lebih bermakna, kontekstual, dan menyenangkan.

Sabtu, 18 April 2026

Sumatif Tengah Semester hari terakhir


 Hari terakhir pelaksanaan Ujian Sumatif Tengah Semester tiba pada Sabtu, 18 April 2026. Suasana sekolah terasa berbeda dari biasanya—lebih hening, namun juga dipenuhi campuran perasaan lega dan tegang. Para siswa datang lebih awal, membawa harapan agar ujian terakhir ini berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik.

Di dalam ruang kelas, pengawas mulai membagikan lembar soal. Beberapa siswa terlihat menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri sebelum mulai mengerjakan. Ada yang langsung fokus menulis, sementara yang lain membaca soal dengan cermat, memastikan tidak ada yang terlewat. Waktu terasa berjalan cepat, seakan berlomba dengan detak jantung yang semakin stabil seiring bertambahnya kepercayaan diri.

Di luar kelas, suasana sekolah tetap tertib. Guru dan panitia memastikan semua berjalan sesuai aturan. Ini bukan hanya tentang menyelesaikan ujian, tetapi juga tentang melatih kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan.

Ketika bel tanda berakhirnya ujian berbunyi, serentak para siswa mengumpulkan lembar jawaban mereka. Raut wajah lega mulai terlihat—beberapa tersenyum, ada juga yang saling berbagi cerita tentang soal yang dirasa sulit maupun mudah. Hari itu menandai berakhirnya rangkaian Ujian Sumatif Tengah Semester, sekaligus menjadi momen refleksi atas usaha yang telah dilakukan.

Dengan berakhirnya ujian di hari Sabtu itu, para siswa kini dapat beristirahat sejenak, menanti hasil yang akan menjadi bagian dari perjalanan belajar mereka.



RAPAT DHARMA WANITA PERSATUAN


Rapat pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang diselenggarakan pada Sabtu, 18 April 2026 berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, sesuai dengan surat undangan yang telah disampaikan sebelumnya kepada seluruh anggota.
Dalam kegiatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan SMP Negeri 3 Songgon turut berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilannya, yaitu Ketua DWP SMPN 3 Songgon, Ibu Sofia Yuniwati, bersama satu orang anggota, Ibu Anita Devie Puspitasari. Kehadiran keduanya menjadi bentuk komitmen dalam mendukung program dan kegiatan organisasi Dharma Wanita Persatuan di tingkat kabupaten.



Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan

pembukaan yang diisi sambutan dari pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuwangi. Dalam sambutannya disampaikan pentingnya peran aktif anggota DWP dalam mendukung tugas suami serta berkontribusi dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan.

Memasuki rangkaian acara inti, kegiatan pertama diisi dengan Halal Bihalal yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Seluruh peserta saling bersilaturahmi, bermaaf-maafan, serta mempererat hubungan antaranggota Dharma Wanita Persatuan setelah momentum Hari Raya Idulfitri. Suasana kebersamaan sangat terasa, mencerminkan nilai kekompakan dan solidaritas dalam organisasi.


Setelah kegiatan Halal Bihalal, acara dilanjutkan dengan santunan anak yatim yang berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan ini dipandu oleh seorang penceramah yang juga menyampaikan tausiyah singkat mengenai pentingnya kepedulian sosial, berbagi kepada sesama, serta memperkuat nilai-nilai keikhlasan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Momen ini menjadi salah satu bagian yang memberikan makna mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.

Kegiatan kedua dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan membuat karya dari bulu mercy. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan bimbingan langsung mengenai teknik dasar hingga proses kreatif dalam mengolah bulu mercy menjadi berbagai produk kerajinan yang menarik dan bernilai ekonomis. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengenalan bahan, teknik pembentukan, hingga finishing.

Selanjutnya, kegiatan inti diisi dengan penyampaian program kerja, evaluasi kegiatan sebelumnya, serta diskusi bersama terkait rencana kegiatan ke depan. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya rapat, terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman antar anggota.


Ibu Sofia Yuniwati dan Ibu Anita Devie Puspitasari mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Kehadiran mereka diharapkan dapat membawa informasi dan hasil rapat untuk disampaikan kembali kepada anggota DWP SMP Negeri 3 Songgon lainnya, sehingga dapat ditindaklanjuti dalam program kerja di tingkat satuan pendidikan.

Rapat ditutup dengan doa bersama dan harapan


agar seluruh program Dharma Wanita Persatuan dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat yang luas bagi anggota dan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.