SOSIALISASI PERNIKAHAN DINI OLEH KUA KECAMATAN SONGGON
DENGAN TEMA
THE MOST KUA " MOVE FOR SAKINAH MASLAHAT"
Pernikahan dini seringkali menjadi pintu masuk bagi berbagai persoalan mulai dari risiko kesehatan ibu dan anak, stunting, hingga kerentanan ekonomi dan perceraian.
Pernikahan bukan sekadar tentang "siapa cepat dia dapat," tapi tentang "siapa yang siap, dia yang maslahat." Di era transformasi layanan ini, KUA hadir bukan hanya sebagai tempat pencatatan administratif, melainkan sebagai pusat ketahanan keluarga melalui gerakan The MoST KUA (Move for Sakinah Maslahat) yang dilaksanakan Rabu, 04 Maret 2026
2. Inti Pesan: Filosofi MoST (Move for Sakinah Maslahat)
Kenapa kita harus bergerak (Move)? Karena diam terhadap tren pernikahan dini berarti membiarkan masa depan generasi rapuh.Move for Maturity: Kedewasaan adalah syarat mutlak. Menikah di usia matang sesuai regulasi (minimal 19 tahun) bukan untuk membatasi kebebasan, tapi untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan finansial.
Move for Sakinah: Kedamaian (Sakinah) tidak lahir dari keterpaksaan atau pelarian. Ia lahir dari dua insan yang sudah selesai dengan jati dirinya dan siap memikul tanggung jawab bersama.
Move for Maslahat: Tujuan akhir kita adalah kebaikan bersama. Pernikahan yang terencana akan melahirkan generasi yang kuat, sehat, dan kompetitif.
3. Ajakan Bertindak
Kami di KUA mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, tokoh pemuda, dan para remaja untuk mengubah pola pikir:
"Jangan terburu-buru mengejar 'sah' jika belum siap menghadapi 'ah'. Kejar dulu cita-citamu, matangkan dulu kepribadianmu, dan bekali dirimu dengan ilmu."
jadikan The MoST KUA sebagai gaya hidup bergerak bersama mencegah pernikahan dini demi menyelamatkan masa depan. Karena keluarga yang berkualitas adalah pilar utama bangsa yang hebat






