Jumat, 24 November 2023

Gerakan Aksi Sekardadu dalam Kegiatan Kepramukaan Brahmastra Scout

Pada hari ini, Jumat 24 November 2023, Brahmastra Scout mengadakan kegiatan "Gerakan Aksi Sekardadu" sebagai bagian dari upaya penerapan Prinsip Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di tengah masyarakat sekitar. Acara yang berlangsung di Sungai Toban Dusun Krajan Bedewang tak jauh dari sekolah ini melibatkan beberapa anggota Kader Kelompok Kerja (Pokja) sebagai mitra kolaborasi strategis dalam mendukung pelestarian lingkungan.



Gerakan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penerapan prinsip ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kesadaran generasi muda, khususnya anggota pramuka, terhadap tanggung jawab menjaga lingkungan, serta memfasilitasi aksi nyata yang berdampak positif pada lingkungan sekitar. 
Kegiatan berlangsung dalam beberapa tahap, meliputi, Edukasi Lingkungan Hidup, dimana peserta, yang terdiri dari anggota pramuka, masyarakat umum, dan kader Pokja, mengikuti sesi edukasi terkait pengelolaan sampah, daur ulang, dan pemanfaatan limbah organik. Materi ini disampaikan oleh para narasumber berkompeten di bidang lingkungan hidup. Selanjutnya Aksi Bersih Lingkungan yang disitu para peserta melakukan aksi bersih lingkungan dengan memungut sampah di area sekitar lokasi kegiatan. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah berdasarkan jenisnya untuk memastikan pengelolaan yang tepat. Kemudian dilanjutkan dengan Penanaman Pohon dan Penghijauan sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan, dilakukan kegiatan penanaman pohon di lahan yang telah disediakan. Kader Pokja turut serta dalam memberikan panduan teknis agar tanaman dapat tumbuh optimal. Dan yang terakhir adalah Workshop Daur Ulang, dimana workshop ini mengajarkan cara kreatif memanfaatkan sampah menjadi barang bernilai guna, seperti tas dari plastik bekas dan kompos dari sisa makanan.

Terjalinnya kolaborasi dengan Kader Pokja, yang bahwasanya Kader Pokja memainkan peran penting dalam memastikan keberlanjutan program ini. Dengan pengalaman dan jaringan mereka di masyarakat, kegiatan ini berhasil menjangkau lebih banyak peserta dan menciptakan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh komunitas sekitar.Tanggapan Peserta tentang Dampak Kegiatan dari aksi gerakan ini, seorang peserta, Bapak Dolah, menyatakan, "Kegiatan ini sangat inspiratif. Saya jadi lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan merasa termotivasi untuk memulai dari hal kecil di rumah." Dampak kegiatan ini tidak hanya terlihat dari kebersihan lingkungan, tetapi juga peningkatan partisipasi masyarakat dalam program ramah lingkungan yang berkelanjutan. 

Melalui Gerakan Aksi Sekardadu ini, Brahmastra Scout berharap dapat terus mendorong perubahan positif di masyarakat. Program serupa direncanakan untuk digelar secara berkala dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Dengan kolaborasi antara Brahmastra Scout, Kader Pokja, dan masyarakat, langkah kecil menuju lingkungan yang lebih baik kini semakin dekat untuk diwujudkan. 

Kamis, 16 November 2023

Pemasangan Poster Konservasi Energi dan Air disekolah


Sebagai bagian dari kampanye konservasi yang dilakukan oleh Kader Pokja 2 dan 3 SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap, para siswa mengadakan pemasangan poster yang bertujuan untuk mengedukasi seluruh warga sekolah tentang pentingnya penghematan energi dan air. Pemasangan poster ini dilaksanakan pada tanggal 16 November 2023, seiring dengan kegiatan kampanye yang lebih luas mengenai pelestarian sumber daya alam.

Kepala SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap, Bapak Suhaimi, M.Pd, sangat mengapresiasi inisiatif ini. "Pemasangan poster ini merupakan salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan untuk menyebarkan pesan konservasi energi dan air di sekolah. Kami berharap, dengan adanya poster-poster ini, seluruh warga sekolah semakin menyadari pentingnya penghematan sumber daya alam," ujar Kepala Sekolah. Kegiatan pemasangan poster ini diharapkan dapat memperkuat pesan kampanye konservasi yang sedang dijalankan dan mendorong perubahan perilaku di kalangan siswa serta seluruh warga sekolah.

Poster yang dipasang mencakup berbagai informasi tentang cara-cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menghemat energi dan air dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa memilih lokasi strategis di sekolah, seperti ruang kelas, ruang guru, toilet, dan area umum lainnya, agar pesan yang disampaikan dapat dilihat oleh banyak orang.



Poster Konservasi Energi Poster tentang 5 Dampak Positif hemat Energi seperti:

  • Hemat biaya listrik
  • Mengurangi emisi gas rumah kaca
  • Mewujudkan rantai pasok yang lebih ramah lingkungan
  • Menciptakan pasar yang lebih kompetitif & berkembang
  • Menurunkan polusi udara


Poster ini dilengkapi dengan gambar-gambar menarik yang menunjukkan perbandingan antara penggunaan energi yang efisien dan pemborosan energi, serta dampaknya terhadap lingkungan. Tujuannya adalah agar siswa dan staf sekolah lebih sadar akan penghematan energi dan mulai mengadopsi kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.

Berikutnya adalah Poster Konservasi Air Sementara itu, poster konservasi air berfokus slogan menghemat air di sekolah yaitu "Hemat Air Cintai Bumi". Poster ini juga dihiasi dengan ilustrasi yang memperlihatkan pentingnya pengelolaan air yang bijak dan dampak dari pemborosan air terhadap ekosistem serta kehidupan sehari-hari.

Pemasangan Poster Para siswa dengan semangat memasang poster di lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Mereka bekerja sama dengan staf sekolah untuk memastikan setiap poster terpasang dengan rapi dan dapat dilihat oleh seluruh warga sekolah. Selain itu, para siswa juga memberikan penjelasan singkat tentang pesan yang terkandung dalam setiap poster kepada teman-teman mereka, agar informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan lebih baik.


Semoga, ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa untuk membawa pesan ini ke rumah dan lingkungan sekitar mereka, sehingga penghematan energi dan air bisa menjadi kebiasaan sehari-hari yang berdampak positif bagi lingkungan.

Rabu, 15 November 2023

Kegiatan Kampanye Konservasi Energi di Sekolah

Pada hari ini Rabu, tanggal 15 November 2023, siswa-siswi SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap yang tergabung dalam Kader Pokja 2 melaksanakan kampanye konservasi energi di lingkungan sekolah. Kampanye ini bertujuan untuk mengedukasi seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf, mengenai pentingnya penghematan energi dan dampaknya terhadap lingkungan.


Melalui pembina Pokja memberikan arahan menekankan pentingnya kesadaran energi sejak dini. "Konservasi energi adalah langkah kecil yang bisa dilakukan oleh setiap individu, namun dampaknya sangat besar bagi keberlanjutan lingkungan kita. Melalui kampanye ini, kami berharap siswa dan seluruh warga sekolah bisa menjadi pelopor perubahan dalam penghematan energi," ujar Ibu Anita Devie Puspitasari, SE. Setelah briefing singkat, para siswa dari Kader Pokja 2 memulai kegiatan mereka dengan membagikan informasi mengenai cara-cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menghemat energi di sekolah. Beberapa tips yang mereka sampaikan antara lain mematikan lampu dan perangkat elektronik ketika tidak digunakan, memanfaatkan sinar matahari sebagai penerangan alami, serta menggunakan alat elektronik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Selain itu, para siswa juga mendemonstrasikan cara penggunaan alat elektronik yang hemat energi, seperti mengganti lampu pijar dengan lampu LED yang lebih efisien, serta mematikan komputer dan peralatan listrik lainnya saat istirahat atau di luar jam sekolah. Mereka juga mengajak seluruh warga sekolah untuk lebih bijak dalam menggunakan media komputer dan kipas angin dengan mengatur secara efisien.

Untuk mendukung kampanye ini, para siswa juga mengedukasi warga sekolah mengenai pentingnya penggunaan energi terbarukan. Mereka menjelaskan bagaimana teknologi seperti panel surya bisa digunakan untuk membantu mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang lebih merusak lingkungan. "Meskipun tidak semua teknologi bisa langsung diterapkan di sekolah, kita bisa memulai dengan hal-hal kecil yang berdampak besar dalam jangka panjang," ujar salah satu siswa, Axel, yang tergabung dalam Kader Pokja 2.

Selain penyuluhan, para siswa juga menyelenggarakan lomba poster bertema konservasi energi, di mana peserta diminta untuk membuat desain poster yang menggambarkan cara-cara menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Lomba ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas siswa sekaligus memperkuat pesan pentingnya konservasi energi di kalangan komunitas sekolah.

Kegiatan ini mendapat apresiasi yang tinggi dari pihak sekolah. Kepala Sekolah Bapak Suhaimi, M.Pd menyatakan, "Kami sangat mendukung inisiatif siswa dalam menjalankan kampanye ini. Melalui kegiatan seperti ini, para siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga langsung menerapkan pengetahuan mereka untuk kepentingan bersama."

Sebagai hasil dari kampanye ini, diharapkan bahwa seluruh warga sekolah, baik siswa maupun staf, dapat lebih peduli terhadap penghematan energi dan turut serta dalam upaya menjaga lingkungan. Dengan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan kecil seperti mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak digunakan, sekolah ini bisa menjadi contoh yang baik dalam menerapkan prinsip konservasi energi.

Kampanye konservasi energi yang dilakukan oleh siswa SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap ini tidak hanya berfokus pada perubahan kebiasaan di lingkungan sekolah, tetapi juga diharapkan bisa menginspirasi siswa untuk membawa pesan ini ke rumah mereka masing-masing, sehingga dampaknya bisa lebih luas.

Kegiatan Kampanye Konservasi Air di Sekolah

Pada hari ini bersamaan dengan kegiatan yang lain, Rabu 15 November 2023, siswa-siswi SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap yang tergabung dalam Kader Pokja 3 melaksanakan kampanye konservasi air di lingkungan sekolah. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan staf sekolah mengenai pentingnya penghematan air serta menjaga kelestarian sumber daya air yang semakin terbatas.

Kegiatan kampanye dimulai dengan briefing oleh Pembina Pokja, Bapak Bambang Setiawan, S.Pd, yang menyampaikan pentingnya pelestarian sumber daya alam, khususnya air, dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyatakan, "Air adalah sumber daya yang sangat penting bagi kehidupan, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menghematnya. Kami berharap kampanye ini bisa menginspirasi seluruh warga sekolah untuk lebih bijak dalam menggunakan air." 

Setelah pembukaan, para siswa dari Kader Pokja 3 memulai kampanye dengan memberikan edukasi tentang cara-cara menghemat air di sekolah. Mereka menjelaskan bahwa penghematan air dimulai dari kebiasaan kecil, seperti menutup keran yang bocor, menggunakan ember saat mencuci tangan atau mencuci kendaraan, serta memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan non-konsumsi seperti menyiram tanaman. 

Siswa juga memberikan penjelasan mengenai pentingnya memperbaiki kebocoran pada fasilitas air di sekolah, seperti kran dan saluran pembuangan, yang dapat menyebabkan pemborosan air jika tidak segera diperbaiki. Mereka juga mengajak teman-teman dan staf untuk lebih memperhatikan penggunaan air di toilet dan kamar mandi dengan cara mengurangi durasi penggunaan air saat mencuci tangan atau mandi.

Sebagai bagian dari kampanye ini, para siswa juga mengadakan lomba poster bertema konservasi air, di mana mereka membuat poster yang menggambarkan berbagai cara untuk menghemat air dalam kehidupan sehari-hari. Lomba ini bertujuan untuk menggugah kreativitas siswa sekaligus memperkuat pesan pentingnya konservasi air. Untuk memperkuat edukasi, siswa juga menyebarkan brosur kepada warga sekolah yang berisi tips praktis dalam menghemat air, seperti menggunakan alat hemat air di kamar mandi dan dapur, serta pentingnya memperhatikan kebocoran pipa dan kran yang sering kali luput dari perhatian. Brosur ini diharapkan dapat diingat dan diterapkan oleh seluruh warga sekolah.

Kepala Sekolah, Bapak Suhaimi, M.Pd, memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan ini. "Kami sangat bangga dengan inisiatif para siswa yang tergabung dalam Kader Pokja 3. Konservasi air bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi pemborosan sumber daya alam," ujar Kepala Sekolah.

Kegiatan kampanye konservasi air ini diharapkan tidak hanya membawa dampak positif bagi lingkungan sekolah, tetapi juga mampu memotivasi siswa untuk menerapkan pola hidup hemat air di rumah dan masyarakat sekitar mereka. Dengan cara ini, kampanye ini bisa menjadi contoh bagi seluruh komunitas untuk lebih peduli terhadap pengelolaan air yang bijak, demi keberlanjutan dan kesejahteraan generasi mendatang.

Selasa, 14 November 2023

Konservasi Energi

Sebuah program penting dalam rangka mendukung upaya konservasi energi dan menciptakan kesadaran lingkungan di kalangan para siswa dan warga sekolah. Program ini diwujudkan dengan pemasangan stiker konservasi energi bertema "Save Energy," yang bertujuan untuk mengedukasi seluruh warga di satuan pendidikan tentang pentingnya penghematan energi dan penggunaan sumber energi terbarukan.

Melalui program ini, diharapkan sekolah ini dapat menjadi pionir dalam menciptakan sekolah ramah lingkungan dan menginspirasi generasi muda untuk menjaga dan menghemat energi demi keberlanjutan bumi.


Senin, 13 November 2023

Konservasi Air


Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi air di kalangan siswa, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap melaksanakan kegiatan edukasi dan publikasi berupa pemasangan stiker konservasi air yang bertema "Ayo Hemat Air Untuk Generasi Mendatang". Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong perilaku hemat air dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari program pendidikan berbasis lingkungan. Kegiatan publikasi stiker dilakukan secara kolaboratif oleh siswa, guru, dan komunitas peduli lingkungan. Stiker yang didesain dengan pesan-pesan kreatif dan edukatif tentang hemat air ditempel di area strategis sekolah.

Publikasi stiker konservasi air di SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap adalah langkah kecil yang membawa dampak besar terhadap peningkatan kesadaran akan pelestarian air. Dengan keterlibatan seluruh pihak, program ini menjadi contoh konkret bagaimana edukasi lingkungan dapat diterapkan secara kreatif di sekolah.

 

Kamis, 09 November 2023

Kegiatan Kampanye Konservasi Energi Ke Masyarakat Sekitar

Pada siang ini Kamis, tanggal 9 November 2023, para siswa SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap yang tergabung dalam Kader Pokja 2 melaksanakan kampanye konservasi energi secara langsung ke masyarakat sekitar sekolah. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya penghematan energi di rumah tangga dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Kampanye dimulai dengan pengarahan dari guru pembimbing kepada siswa-siswi yang akan turun ke lapangan. Para siswa diberi pengetahuan tentang berbagai cara untuk menghemat energi, seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, menggunakan alat elektronik yang hemat energi, serta beralih ke sumber energi terbarukan, seperti penggunaan cahaya matahari untuk penerangan.

Setelah briefing singkat oleh pembina Pokja, para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan langsung turun ke masyarakat sekitar sekolah untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai konservasi energi. Di beberapa titik, mereka mengunjungi rumah-rumah warga, tempat usaha, serta fasilitas umum untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya efisiensi energi dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa juga membagikan selebaran yang berisi tips-tips praktis, seperti mengatur penggunaan Televisi dan kipas angin secara efisien, memanfaatkan peralatan listrik dengan label energi rendah, serta mematikan lampu saat tidak diperlukan. Mereka menjelaskan bahwa dengan melakukan langkah-langkah kecil ini, setiap orang bisa mengurangi konsumsi energi dan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim global.

Warga sekitar tampak antusias dan sangat menghargai inisiatif para siswa. Beberapa warga menyatakan bahwa mereka seringkali tidak menyadari betapa banyak energi yang terbuang sia-sia dalam aktivitas sehari-hari. "Kampanye ini sangat berguna. Kami jadi lebih sadar akan penggunaan listrik di rumah dan akan berusaha untuk menghemat energi," ujar Mak Buk, salah seorang warga yang ikut serta dalam kampanye tersebut. 

Selain memberikan informasi, para siswa juga mengajak warga untuk mengganti bola lampu pijar dengan lampu LED yang lebih hemat energi, serta menggunakan peralatan rumah tangga yang lebih efisien. 

Pembina Pokja SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap, Ibu Anita Devie Puspitasari, SE memberikan apresiasi kepada siswa-siswi yang telah melaksanakan kampanye ini. "Kami sangat bangga dengan keberhasilan siswa dalam menjalankan kampanye ini. Konservasi energi adalah isu yang sangat penting, dan kami berharap para siswa bisa menjadi agen perubahan yang menginspirasi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi," ungkapnya.

Kegiatan kampanye konservasi energi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif, baik bagi masyarakat maupun lingkungan. Melalui pendidikan dan kesadaran yang lebih baik tentang penggunaan energi yang efisien, diharapkan masyarakat sekitar dapat mengurangi pemborosan energi dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam. 

Dengan demikian, kampanye ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi individu, tetapi juga berkontribusi pada upaya global dalam mengurangi perubahan iklim. 

Kegiatan Kampanye Konservasi Air Ke Masyarakat Sekitar

Pada pagi ini Kamis, 9 November 2023, para siswa SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap yang tergabung dalam Kader Pokja 3 melaksanakan kampanye konservasi air secara langsung ke masyarakat sekitar sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran lingkungan, khususnya terkait penghematan penggunaan air, yang kini menjadi isu penting di tengah perubahan iklim global. Kampanye dimulai dengan briefing yang dipimpin oleh guru pembimbing, di mana siswa dibekali dengan pengetahuan mengenai pentingnya konservasi air dan dampak buruk dari pemborosan air. Setelah itu, para siswa membagi diri dalam kelompok-kelompok kecil dan langsung turun ke lapangan untuk menyampaikan pesan edukatif kepada warga.

Di beberapa titik strategis sekitar sekolah, siswa-siswi SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap memberikan informasi mengenai cara-cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menghemat air dalam kehidupan sehari-hari. Mereka mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memperbaiki keran yang bocor, memanfaatkan air hujan untuk keperluan rumah tangga, serta mengurangi penggunaan air yang tidak efisien seperti saat mencuci atau menyiram tanaman. Selama kampanye, para siswa juga membagikan selebaran yang berisi tips praktis tentang cara menghemat air di rumah tangga. Dalam selebaran tersebut, mereka menekankan pentingnya kesadaran setiap individu untuk menggunakan air secara bijak dan efisien. Mereka juga mengajak warga untuk ikut serta dalam program pengelolaan air berbasis lingkungan, seperti menggunakan teknologi hemat air dan membangun sistem penampungan air hujan.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah saat siswa-siswi mengadakan diskusi interaktif dengan warga. Banyak warga yang menyampaikan kekhawatirannya tentang ketersediaan air bersih yang semakin terbatas, serta berbagi pengalaman dalam menghemat air di rumah mereka. Beberapa warga bahkan mengungkapkan keinginan untuk mencoba mengadopsi teknik konservasi air yang disarankan oleh para siswa.

"Ini adalah kampanye yang sangat bermanfaat. Kami jadi lebih paham bagaimana cara menghemat air dengan cara-cara yang sederhana. Terima kasih kepada para siswa yang sudah turun langsung ke lapangan dan memberikan informasi ini," ujar Ibu Indah, salah seorang warga yang ikut serta dalam kampanye tersebut.

Humas SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap, Bapak Sapaat, S.Pd, mengungkapkan kebanggaannya terhadap para siswa yang telah melaksanakan kampanye ini. "Saya sangat mendukung inisiatif siswa untuk turun langsung ke masyarakat. Ini adalah pengalaman berharga bagi mereka untuk belajar lebih dekat tentang tantangan lingkungan yang ada di sekitar mereka dan bagaimana mereka bisa berkontribusi langsung melalui tindakan nyata," ujarnya.

Kegiatan kampanye konservasi air ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang lebih luas, baik di tingkat individu maupun masyarakat secara keseluruhan. Dengan melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan ini, diharapkan mereka bisa menjadi agen perubahan yang lebih peduli terhadap kelestarian sumber daya alam dan mampu memotivasi masyarakat untuk mengadopsi pola hidup yang lebih berkelanjutan.

Rabu, 08 November 2023

Konservasi Energi

Energi adalah salah satu sumber daya penting yang mendukung kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaannya yang tidak bijak dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan kekurangan energi di masa depan. Oleh karena itu, SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap menyelenggarakan kampanye konservasi energi dengan tujuan meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan seluruh warga sekolah tentang pentingnya penggunaan energi secara efisien dan berkelanjutan.


Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengedukasi siswa tentang dampak penggunaan energi yang berlebihan terhadap lingkungan, mendorong penerapan perilaku hemat energi di lingkungan sekolah dan rumah, dan menanamkan nilai kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, serta Rangkaian Kegiatan

Sosialisasi dan edukasinya berupa presentasi oleh guru dan narasumber terkait pentingnya konservasi energi, dan penayangan video edukasi tentang dampak penggunaan energi berlebihan dan cara menghemat energi, serta diskusi interaktif dengan siswa mengenai solusi hemat energi. Sebagai aksi simbolisnya berupa pemasangan poster dan stiker bertema konservasi energi di seluruh area sekolah, seperti ruang kelas, laboratorium, dan kantin. serta gerakan Hemat Listrik yaitu "Matikan Listrik Jika Tidak Dipakai" di sekolah untuk mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan kesadaran. Kegiatan praktisnya ialah penggunaan lampu hemat energi di kelas, pelatihan sederhana tentang cara mematikan alat elektronik jika tidak digunakan, kompetisi antar kelas tentang ide kreatif hemat energi, seperti poster dan stiker.

Hasil dan dampak diantaranya siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang hemat energi kemudian perilaku hemat energi mulai diterapkan di lingkungan sekolah, seperti mematikan lampu saat kelas kosong. Poster dan stiker memberikan pengingat visual yang efektif untuk seluruh warga sekolah. Program ini mendapat perhatian dari masyarakat sekitar yang terinspirasi untuk menerapkan hal serupa.
Kesimpulan

Kampanye konservasi energi di SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap adalah langkah konkret dalam menciptakan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Dengan melibatkan siswa secara aktif, kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan tetapi juga membentuk kebiasaan baik yang bermanfaat untuk masa depan.