Pada hari ini Rabu, tanggal 15 November 2023, siswa-siswi SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap yang tergabung dalam Kader Pokja 2 melaksanakan kampanye konservasi energi di lingkungan sekolah. Kampanye ini bertujuan untuk mengedukasi seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf, mengenai pentingnya penghematan energi dan dampaknya terhadap lingkungan.
.jpeg)
Melalui pembina Pokja memberikan arahan menekankan pentingnya kesadaran energi sejak dini. "Konservasi energi adalah langkah kecil yang bisa dilakukan oleh setiap individu, namun dampaknya sangat besar bagi keberlanjutan lingkungan kita. Melalui kampanye ini, kami berharap siswa dan seluruh warga sekolah bisa menjadi pelopor perubahan dalam penghematan energi," ujar Ibu Anita Devie Puspitasari, SE. Setelah briefing singkat, para siswa dari Kader Pokja 2 memulai kegiatan mereka dengan membagikan informasi mengenai cara-cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menghemat energi di sekolah. Beberapa tips yang mereka sampaikan antara lain mematikan lampu dan perangkat elektronik ketika tidak digunakan, memanfaatkan sinar matahari sebagai penerangan alami, serta menggunakan alat elektronik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Selain itu, para siswa juga mendemonstrasikan cara penggunaan alat elektronik yang hemat energi, seperti mengganti lampu pijar dengan lampu LED yang lebih efisien, serta mematikan komputer dan peralatan listrik lainnya saat istirahat atau di luar jam sekolah. Mereka juga mengajak seluruh warga sekolah untuk lebih bijak dalam menggunakan media komputer dan kipas angin dengan mengatur secara efisien.
Untuk mendukung kampanye ini, para siswa juga mengedukasi warga sekolah mengenai pentingnya penggunaan energi terbarukan. Mereka menjelaskan bagaimana teknologi seperti panel surya bisa digunakan untuk membantu mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang lebih merusak lingkungan. "Meskipun tidak semua teknologi bisa langsung diterapkan di sekolah, kita bisa memulai dengan hal-hal kecil yang berdampak besar dalam jangka panjang," ujar salah satu siswa, Axel, yang tergabung dalam Kader Pokja 2.
Selain penyuluhan, para siswa juga menyelenggarakan lomba poster bertema konservasi energi, di mana peserta diminta untuk membuat desain poster yang menggambarkan cara-cara menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Lomba ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas siswa sekaligus memperkuat pesan pentingnya konservasi energi di kalangan komunitas sekolah.
Kegiatan ini mendapat apresiasi yang tinggi dari pihak sekolah. Kepala Sekolah Bapak Suhaimi, M.Pd menyatakan, "Kami sangat mendukung inisiatif siswa dalam menjalankan kampanye ini. Melalui kegiatan seperti ini, para siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga langsung menerapkan pengetahuan mereka untuk kepentingan bersama."
Sebagai hasil dari kampanye ini, diharapkan bahwa seluruh warga sekolah, baik siswa maupun staf, dapat lebih peduli terhadap penghematan energi dan turut serta dalam upaya menjaga lingkungan. Dengan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan kecil seperti mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak digunakan, sekolah ini bisa menjadi contoh yang baik dalam menerapkan prinsip konservasi energi.
Kampanye konservasi energi yang dilakukan oleh siswa SMP Negeri 3 Songgon Satu Atap ini tidak hanya berfokus pada perubahan kebiasaan di lingkungan sekolah, tetapi juga diharapkan bisa menginspirasi siswa untuk membawa pesan ini ke rumah mereka masing-masing, sehingga dampaknya bisa lebih luas.